Rusman, Arif Rusman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksistensi Perkebunan Nilam dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Jorong Rabi Jonggor Perspektif Ekonomi Islam Rusman, Arif Rusman
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun luas lahan pertanian nilam terus mengalami penurunan yang tentunya mempengaruhi jumlah produksi nilam setiap tahunnya. Berdasarkan Wawancara dengan salah satu petani dari hasil peninjauan dan wawancara langsung dengan beberapa petani nilam diperoleh informasi bahwa menurunnya produksi nilam dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti struktur tanah yang sudah mulai rusak dikarenakan penanaman berulang sehingga harus menunggu 2 tahun lamanya agar dapat ditanami kembali serta cuaca yang buruk seperti musim penghujan yang berkepanjangan yang mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman nilam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. dengan metode penelitian lapangan, dalam mengumpulkan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 1) Secara umum rata-rata petani memproduksi minyak nilam di Jorong Rabi Jonggor ini belum memiliki penyulingan sendiri atau masih menyewa penyulingan dengan biaya rata-rata 350.000 dengan pendapatan kotor Rp.40.000.000 dan biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp. 4.960.000 serta keuntungan Rp. 28.040.000, jika memiliki mesin penyuliangan pendapatan seharusnya sebesar 35.040.000, maka penulis menyimpulkan bahwa produksi petani yang tidak memiliki penyulingan atau menyewa ini belum bisa dikatakan efektif dibandingkan dengan petani yang memiliki penyulingan. Petani yang memiliki penyulingan minyak nilam dikatakan efektif dibandingkan dengan petani yang tidak memiliki penyulingan karena tingkat harga dan keuntungannya jauh lebih besar, 2) Eksistensi petani Nilam dalam peningkatan ekonomi, kontribusi pertanian Nilam di Jorong Rabi Jonggor dalam meningkatkan perekonomian masyarakat memang sangat dirasakan bagi masyarakat di Jorong Rabi Jonggor, terutama dalam menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan akibat dari keberadaan nilam telah memberikan perubahan pada pola pikir masyarakat, yang dahulu keadaan masyarakat kurang baik, kehidupan pendidikan anak sangat minim, kini telah berubah menjadi lebih baik, 3) Sebagian masyarakat Jorong Rabi Jonggor setiap habis panen akan membayar zakat dan bersedekah. Sebagaimana dalam sistem ekonomi Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh setiap muslim jika hartanya sudah mencapai nisab dan haul. Zakat yang dibayar oleh masyarakat Jorong Rabi Jonggor merupakan zakat hasil pertanian