Perum BULOG, sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bertanggungjawab atas stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras menjalankan program SPHP. Di Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Medan yang kerap dilanda kemacetan, distribusi sering terhambat karena pemilihan rute yang kurang efisien. Penelitian ini merencang sistem penentuan lintasan terpendek berbasis Algoritma Dijkstra untuk memilih jalur distribusi paling optimal dengan mempertimbangkan bobot jarak maupun waktu tempuh antara node distribusi, yaitu gudang dan Rumah Pangan Kita (RPK). Jaringan distribusi direpresentasikan sebagai graf berbobot sehingga algoritma dapat menghitung trayek tercepat ke setiap tujuan, menekan waktu serta biaya pengiriman, rute hasil perhitungan di visualisasikan pada peta sederhana guna memudahkan penerapan di lapangan. Solusi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi distribusi beras SPHP di Medan, tetapi juga menjadi inovasi digital yang mendukung ketahanan pangan nasional.