Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konsentrasi Nitrat dan Amonia pada Kolam Budidaya Ikan Koi (Cyprinus carpio) di BBI Pandak Puri, Areta Widya; Firdaus, Abdul Malik; Liani, Inazah Awal
Juvenil Vol 7, No 2: Mei (2026)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i2.33881

Abstract

Kualitas air merupakan faktor penting bagi kelangsungan hidup ikan koi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nitrat dan amonia yang didukung parameter kecerahan, suhu, TDS, pH, dan DO, serta menganalisis keterkaitannya terhadap kelayakan budidaya berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu dengan pengambilan sampel satu kali setiap minggu. Suhu, kecerahan, dan DO dianalisis langsung di Balai Benih Ikan Pandak; TDS, pH, dan amonia dianalisis di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas jenderal Soedirman; sedangkan nitrat dianalisis di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi nitrat berada di bawah baku mutu (1,300–1,677 mg/L). Sementara itu, konsentrasi amonia mengalami fluktuasi dan pada beberapa waktu melebihi batas aman (0,2 mg/L), yang berpotensi menurunkan kualitas air. Parameter pendukung seperti suhu (23–25°C), pH (7,3–7,8), TDS (67–79 mg/L), kecerahan (25–27,5 cm), dan DO (6,1–8 mg/L) masih berada dalam kisaran optimal. Analisis PCA menunjukkan adanya hubungan negatif antara amonia dan oksigen terlarut (DO), serta kedekatan antara nitrat dan kecerahan, yang mengindikasikan kondisi perairan relatif jernih dengan kadar nitrat yang tidak terakumulasi dalam jumlah besar. Secara keseluruhan, kondisi perairan masih layak untuk budidaya ikan koi, namun diperlukan pengelolaan kualitas air yang lebih baik agar mendukung pertumbuhan ikan secara optimal. Kata Kunci: Kualitas air, Nitrat; Amonia, Ikan koi, PCA