Muhamad Abdi Setiawan Gibran
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA FLEKSIBILITAS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN KEMANG Muhamad Abdi Setiawan Gibran; Iqbal
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i2.2725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fleksibilitas kerja dan lingkungan kerja dengan kepuasan kerja guru Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kemang. Kepuasan kerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas profesional, sehingga perlu dikaji melalui aspek sistem kerja dan kondisi lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Populasi penelitian adalah guru pada empat Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kemang yang terdiri atas dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang ditentukan melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, uji normalitas, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja dan lingkungan kerja secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan kerja guru. Secara parsial, fleksibilitas kerja terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru, sedangkan lingkungan kerja menunjukkan hubungan positif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa keleluasaan guru dalam mengatur tugas dan tanggung jawab kerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja dibandingkan kondisi lingkungan kerja. Dengan demikian, peningkatan kepuasan kerja guru perlu diarahkan pada kebijakan sekolah yang lebih adaptif, fleksibel, dan mendukung otonomi profesional guru.