Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi dan Pendampingan Administrasi Kependudukan melalui Aplikasi J-SIP sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital Warga Desa Plalangan: Bahasa Indonesia Indonesia, Indonesia; Teresya, Lidya; Widinasti, Meilani; Wijaya, Marshanda; Sugiarto, Kevin; Agyunika, Kharisma; Marsalena, Julia; Hariyana, Nanik
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i1.8109

Abstract

Administrasi Kependudukan (Adminduk) merupakan hak dasar setiap warga negara yang penting untuk mengakses berbagai layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan layanan keuangan. Untuk meningkatkan efisiensi layanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember telah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Jember (J-SIP) yang memungkinkan pemrosesan dokumen administrasi kependudukan secara daring. Namun, pemanfaatan aplikasi ini di wilayah perdesaan seperti Desa Plalangan masih rendah karena keterbatasan literasi digital dan minimnya pendampingan teknis. Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025, mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi J-SIP. Kegiatan tersebut meliputi penyiapan materi, penyampaian informasi melalui presentasi dan video tutorial, serta praktik langsung dengan warga. Metode yang digunakan adalah sosialisasi partisipatif dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga akan pentingnya dokumen administrasi dan kemampuan teknis mereka dalam menggunakan aplikasi J-SIP. Program ini juga berkontribusi pada penerapan prinsip e-government yang inklusif dan responsif serta percepatan transformasi digital di tingkat desa. Kegiatan-kegiatan ini membuktikan pentingnya pendidikan literasi digital dan dukungan teknis dalam menjembatani kesenjangan digital di masyarakat pedesaan.