Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan perusahaan sub-sektor minyak dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024 menggunakan metode Economic Value Added (EVA). Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan pada industri energi akibat fluktuasi harga minyak global, penurunan produksi nasional, serta tuntutan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan bagi pemegang saham. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pengukuran EVA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 19 perusahaan sub-sektor minyak dan gas, sedangkan sampel penelitian sebanyak 9 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kelengkapan data dan konsistensi pelaporan keuangan. Analisis data dilakukan dengan menghitung Net Operating Profit After Tax, Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital, Capital Charges, dan EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan menghasilkan EVA positif yang menandakan kinerja keuangan yang baik dan kemampuan menciptakan nilai tambah ekonomi. PT AKR Corporindo Tbk., PT Energi Mega Persada Tbk., PT Rukun Raharja Tbk., PT Sillo Maritime Perdana Tbk., dan PT Soechi Lines Tbk. secara konsisten mencatat EVA positif, sedangkan PT Capitalinc Investment Tbk. secara konsisten menghasilkan EVA negatif. Penelitian menyimpulkan bahwa profitabilitas dan efisiensi pengelolaan modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dan penciptaan nilai bagi pemegang saham.