Destria Triyana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SOSIAL MEDIA TIKTOK DAN INFLUENCER TASYA FARASYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei Pada Pengguna Produk Pelembab Somethinc Di Kecamatan Ujungberung) Destria Triyana; Dadang Munandar
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1380

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen mengambil keputusan pembelian, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang berperan besar adalah TikTok, di mana influencer seperti Tasya Farasya memanfaatkan popularitasnya untuk memengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada produk skincare lokal seperti Somethinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok dan influencer Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian produk pelembab Somethinc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 100 responden di Kecamatan Ujungberung, yang merupakan pengguna aktif TikTok dan telah membeli produk pelembab Somethinc. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Sosial Tiktok memberikan pengaruh sebesar 57,1% terhadap keputusan pembelian, dan hasil penelitian terhadap Influencer Tasya Farasya memberikan pengaruh sebesar 42,9% terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi dibawah 0.05 dan nilai koefisien determinasi sebesar 39,3% sedangkan sisanya 60,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa strategi pemasaran melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama pada industri kecantikan yang kompetitif.