Aprianty, Deris
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEDIA INFORMASI

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN, STATUS GIZI TERHADAP PPRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TASIKMALAYA Aprianty, Deris
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.375 KB)

Abstract

Selama 2 dekade terakhir, ukuran paling popular memulai kemajuan pembangunan SDM ialah dengan Human Development Index  (HDI) yang dikembangkan oleh UNDP. HDI merupakan gambaran keadaan manusia ditinjau dari aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dalam Human Development Report 2001, selain HDI dimunculkan indeks baru yaituTechnology Achievement Index (TAI). Indeks baru ini untuk menunjukkan kemajuan teknologi SDM yang berkualitas tinggi diperlukan untuk memanfaatkan dan mengembangkan kemajuan teknologi yang sedang terjadi. (Khomsan, 2012). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan asupan gizi, protein dan status gizi terhadap prestasi belajar mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Studi epidemiologi observasi menggunakan desain cross sectional, menggunakan analisis kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa. Data yang dikumpulkan adalah data karakteristik responden, data konsumsi dengan formulir recall 24 jam dan pengukuran status gizi. Hasil penelitian menggambarkan asupan energi yang baik sebesar 85%, asupan protein yang baik sebesar 80%, status gizi baik 63% dan mahasiswa berprestasi sebesar 44%. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan status gizi, asupan protein dengan status gizi dan status gizi dengan prestasi belajar pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energy, asupan protein dan status gizi dengan prestasi belajar pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
POTENSI PEMANFAATAN TANAMAN NANAS KERANG-BUAH JERUK NIPIS SEBAGAI PRODUK MINUMAN FUNGSIONAL DENGAN APLIKASI TEKNOLOGI PASTEURISASI Sumarto, Sumarto; Aprianty, Deris
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.933 KB)

Abstract

Nanas Kerang merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak ditanam di Indonesia. Akan tetapi, secara ilmiah belum banyak penelitian di Indonesia yang menggali kandungan komponen bioaktif Nanas Kerang yang berpengaruh terhadap kesehatan dan pemanfaatannya menjadi produk pangan. Penelitian di luar negeri telah membuktikan bahwa Nanas Kerang bermanfaat dalam mencegah kanker. Untuk itu, perlu dilakukan pemanfaatan Nanas Kerang menjadi produk pangan fungsional agar dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang lebih luas. Pembuatan produk tersebut dapat dilakukan dengan aplikasi teknologi pasteurisasi yang sederhana dengan penambahan Jeruk Nipis untuk menurunan pH produk agar sesuai dengan standar proses pasteurisasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dengan Rancangan Acak Kelompok. Variabel bebas penelitian adalah perbandingan Nanas Kerang dan Jeruk Nipis yaitu penambahan air perasan jeruk nipis 1,5%, 2,0%, 2,5%, dan 3,0%. Variabel terikatnya adalah mutu organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur/kekentalan) dan keasaman (pH) produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk minuman nanas kerang – jeruk nipis dapat dibuat dengan aplikasi teknologi pasteurisasi dengan suhu 80oC selama 15 menit dikarenakan produk yang dihasilkan memiliki pH 3-3,5. Penambahan air perasan jeruk nipis mempengaruhi tingkat kesukaan panelis terhadap minuman nanas kerang terutama pada parameter warna dan rasa. Perlakuan terbaik dari seluruh paramater adalah  penambahan air perasan jeruk nipis 3,0%.