This Author published in this journals
All Journal MEDIA INFORMASI
F, Seny Samrotul
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI TERATOGENISITAS INFUSA DAUN SELEDRI PADA TIKUS BETINA GALUR WISTAR F, Seny Samrotul; Priatna, Muharram; S, Yedy Purwandi
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.469 KB)

Abstract

Seledri merupakan tanaman obat yang secara luas digunakan oleh masyarakat untuk penanganan penyakit hipertensi. Akan tetapi sampai saat ini efek teratogenisitas dari tanaman ini masih belum diketahui., tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek teratogenisitas infusa daun seledri. Hewan uji dibagi dalam lima kelompok yaitu kontrol negatif (aquades), kontrol positif (kaptopril 0,45mg/200g BB Tikus), uji 1 (infusa daun seledri 0,09g/200g BB tikus), uji 2 (infusa daun seledri 0,18g/200g BB tikus) dan uji 3 (infusa daun seledri 0,36g/200g BB tikus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa daun seledri (Apium graveolens L.) dosis 1, 2 dan 3 tidak menimbulkan efek teratogenik atau malformasi pada janin, tetapi dosis 1 dan 3 mengakibatkan peningkatan kematian pada janin secara signifikan (p<0,05). Selain itu, dosis 3 dapat menurunkan jumlah total janin dan berat badan janin secara signifikan (p<0,05) dengan kemungkinan melalui mekanisme yang sama dengan kaptopril. Berdasarkan hal tersebut, infusa daun seledri tidak direkomendasikan sebagai antihipertensi pada wanita hamil