Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Self Care Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Awayan Herlina, Tati; Manto, Onieqie A. D.
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1137

Abstract

Pendahuluan: Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes melitus di Provinsi Kalimantan Selatan cukup tinggi dengan 53.806 penderita. Di Kabupaten Balangan, pada tahun 2020 tercatat 7.589 kasus, dengan penambahan 260 kasus baru pada 2021. Di Puskesmas Awayan, jumlah penderita meningkat dari 241 orang pada 2022 menjadi 598 orang pada 2023. Peningkatan ini menegaskan pentingnya pelaksanaan self-care pada pasien diabetes melitus tipe II. Tujuan: Mengetahui gambaran pelaksanaan self-care pada pasien diabetes melitus tipe II yang berobat di Puskesmas Awayan. Metode: Penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional pada 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) dan dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Mayoritas responden berusia 45–59 tahun (50%), berjenis kelamin laki-laki (73,3%), berpendidikan SMP (46,7%), dan bekerja sebagai pedagang (63,3%). Nilai rata-rata skor SDSCA sebesar 56,10 termasuk dalam kategori tinggi. Sebagian besar responden berada pada kategori self care cukup (50%), diikuti oleh baik (43,3%) dan kurang (6,7%). Aspek diet dan kepatuhan minum obat relatif baik, sedangkan aktivitas fisik, pemantauan gula darah, dan perawatan kaki masih belum optimal.