Pengembangan karir bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI sangatlah penting, tidak hanya untuk pertumbuhan profesional individu, tetapi juga untuk efektivitas organisasi dalam menghadapi dinamika isu ketenagakerjaan yang terus berubah. Kemnaker menekankan perlunya ASN yang adaptif, kompeten, dan memiliki keahlian tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan motivasi kerja terhadap pengembangan karir dengan kinerja pegawai sebagai variabel mediasi pada Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI. Adapun sampel penelitian menggunakan 144 pegawai, dengan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis SEM-PLS. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa : Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karir. Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karir baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja pegawai. Kinerja menjadi mediasi yang memastikan kompetensi menjadi hasil nyata pegawai yang kompeten bekerja lebih efektif, mencapai target, lalu mendapatkan penghargaan pengembangan karir. Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karir baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja pegawai. Motivasi mendorong semangat dan kemauan pegawai untuk bekerja lebih baik, yang meningkatkan kinerja berupa produktivitas dan kualitas kerja.