Arianti, Luh Dina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Penyebab Fenomena Shoushika pada Masyarakat Jepang Dewasa Ini Arianti, Luh Dina; Nurita, Wayan
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v14i1.9391

Abstract

 Abstract This study aimed at examining the caused factors of existing shoushika phenomenon in Japan society. The theory was used in this study were social change of sociology theory by Piotr Sztompka and rational choice by James Coleman. The data source in this study was from interview result as well as Indonesian, Japan, and English literatures. The data analysis in this study was descriptive qualitative technique. Based on the result was showed that the cause of existing shoushika phenomenon in Japan society due to the emergence of feminism movement by Japanese women, modernization, and changes in family structure from traditional (ie) to modern (kaku kazoku). Modernization and feminism caused the youth generation of Japan especially female decided to choose carrier rather than marriage. In addition, by the change from an agrarian society to a modern brought out the family structure also changed and the presence of children in Japanese family was only seen as a financial burden. Keywords: Japan Culture, Shoushika, Japanese Society   Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab munculnya fenomena shoushika dalam masyarakat Jepang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi perubahan sosial Piotr Sztompka dan teori pilihan rasional James Coleman. Data-data yang digunakan dalam penulisan artikel diperoleh dari hasil wawancara serta buku-buku berbahasa Indonesia, Jepang dan Inggris. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penyebab lahirnya fenomena shoushika dalam masyarakat Jepang adalah muculnya gerakan feminisme oleh para wanita Jepang, modernisasi dan perubahan struktur keluarga dari tradisional (ie) menjadi modern (kaku kazoku). Modernisasi dan feminisme menyebabkan generasi muda Jepang khususnya perempuan memutuskan lebih memilih berkarir daripada menikah. Selain itu, dengan perubahan masyarakat agraris menjadi modern menyebabkan sturktur keluarga ikut berubah dan keberadaan anak dalam keluarga Jepang hanya dipandang sebagai beban finansial. Kata kunci: Budaya Jepang, Shoushika, Masyarakat Jepang