Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh perencanaan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai sebagai responden. Teknik analisis data mencakup uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi (R²) guna mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu masing-masing variabel, yaitu perencanaan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Dari hasil analisis, gaya kepemimpinan menjadi faktor yang paling berpengaruh dibandingkan variabel lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dipengaruhi oleh perencanaan sumber daya manusia yang terarah, kepemimpinan yang efektif, serta budaya organisasi yang kondusif. Ketiga aspek tersebut berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas. Sebagai rekomendasi, organisasi disarankan untuk mengoptimalkan perencanaan sumber daya manusia secara berkelanjutan, meningkatkan kompetensi kepemimpinan melalui pelatihan, serta memperkuat budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan variabel lain yang relevan guna memperkaya hasil kajian.