Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara power otot lengan dengan kecepatan lempar lembing pada atlet pemula. Power otot lengan merupakan salah satu komponen biomotor penting yang berperan besar dalam menghasilkan kecepatan awal lembing pada fase pelepasan. Kecepatan pelepasan lembing dipengaruhi oleh kemampuan atlet menghasilkan gaya secara cepat melalui kontraksi otot-otot lengan, bahu, dan dada. Walaupun teknik lempar lembing memiliki peranan penting, atlet pemula lebih banyak mengandalkan komponen biomotor dasar, sehingga power otot lengan dapat menjadi prediktor utama performa awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 20 atlet pemula berusia 14–17 tahun yang berlatih secara rutin dalam cabang atletik lempar lembing. Pengukuran power otot lengan dilakukan menggunakan tes medicine ball throw, sedangkan kecepatan lempar lembing diukur menggunakan speed radar gun. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara power otot lengan dan kecepatan lempar lembing (r = 0.69; p < 0.05). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi power otot lengan seorang atlet, semakin besar kecepatan lempar lembing yang dihasilkan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terfokus pada pengembangan power otot lengan guna mengoptimalkan performa atlet pemula.