Epilepsi merupakan suatu kondisi yang ditandai adanya bangkitan berulang sebagai akibat dari adanya gangguan fungsi otak secara intermitten, yang disebabkan oleh lepas muatan listrik abnormal dan berlebihan di neuron-neuron secara paroksismal dan disebabkan oleh berbagai etiologi. Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara kasus epilepsi menempati posisi kelima dari hasil data pasien epilepsi anak bulan Januari-Desember tahun 2023 sebanyak 202 pasien. Terapi utama epilepsi adalah dengan pemberian obat antiepilepsi (OAE). Evaluasi penggunaan penting pada pasien epilepsi karena obat antiepilepsi digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antiepilepsi pada pasien epilepsi pediatri di RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan gambaran penggunaan obat antiepilepsi paling banyak adalah asam valproat berdasarkan usia yaitu remaja awal (43,2%) carbamazepine pada usia remaja awal (53,7%) dan asam valproat berdasarkan jenis kelamin laki-laki (60,3%), gambaran penggunaan obat antiepilepsi yang berdasarkan ketepatan obat adalah tepat (97,0%), berdasarkan ketepatan dosis adalah tepat (88,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan obat antiepilepsi di RSU Cut Meutia Aceh Utara sudah sesuai.