This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : IPSSJ

Kusta Tipe Multibasiler (MB) pada Perempuan Usia 52 Tahun: Laporan Kasus Kiki Aprilla Syanti, Mohamad Mimbar Topik
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta atau Morbus Hansen merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan terutama menyerang kulit serta saraf tepi. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena dapat menimbulkan kecacatan permanen apabila tidak ditangani secara tepat. Klasifikasi kusta menurut World Health Organization (WHO) dibedakan menjadi pausibasiler (PB) dan multibasiler (MB) berdasarkan jumlah lesi, keterlibatan saraf, dan hasil pemeriksaan bakteriologis. Dilaporkan kasus seorang perempuan berusia 52 tahun yang datang ke Poliklinik Kulit dan Kelamin RSU Cut Meutia Aceh Utara dengan keluhan bercak kemerahan mati rasa pada wajah sejak dua bulan sebelum pemeriksaan. Awalnya lesi muncul pada kedua telapak tangan kemudian meluas ke wajah. Keluhan disertai kulit terasa kering tanpa rasa nyeri, gatal, maupun demam. Pada pemeriksaan dermatologis ditemukan lesi multipel (>5) berupa makula dan plak eritema hingga hiperpigmentasi dengan batas tidak tegas pada regio fasialis dan lesi ulkus eritematosa pada kedua tangan. Pemeriksaan sensibilitas menunjukkan adanya penurunan sensasi raba, nyeri, dan suhu pada area lesi. Pemeriksaan basil tahan asam (BTA) menunjukkan hasil negatif. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan klasifikasi WHO, pasien ditegakkan diagnosis kusta tipe multibasiler (MB). Penatalaksanaan yang diberikan meliputi edukasi, perawatan kulit, serta terapi farmakologis berupa ciprofloxacin, zinc, asam folat, dan rencana pemberian multidrug therapy (MDT) MB melalui puskesmas. Penegakan diagnosis secara dini dan pemberian terapi yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi, kecacatan, serta penularan penyakit kusta di masyarakat.