Studi ini meneliti bagaimana frasa deiktik digunakan dan apa artinya dalam artikel berita berjudul “Indonesia Siap Meluncurkan Program Makan Gratis Ambitius untuk Memerangi Stunting.” Tujuan utamanya adalah untuk menemukan berbagai jenis kekurangan dan memahaminya secara bermakna, menggunakan gagasan dari Levinson (1983) dan Huang (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis deiksis dalam artikel tersebut: persona, temporal, misalnya; spasial; wacana; dan sosial. Ini berarti bahwa deiksis persona lebih umum daripada yang lain dari waktu ke waktu, yang menunjukkan bahwa fleksibilitas ini terutama memengaruhi partisipan. Pentingnya ekspresi deiktik berasal dari perannya dalam menghubungkan kata-kata dengan situasi di mana kata-kata tersebut digunakan. Studi ini juga menunjukkan bagaimana analisis semantik dan pragmatik terhubung ketika menjelaskan deiksis, dengan makna semantik yang lebih umum dan makna praktis yang berubah berdasarkan situasi. Oleh karena itu, kedua perspektif tersebut diperlukan untuk memahami bagaimana bahasa digunakan. Pada akhirnya, deiksis memainkan peran kunci dalam pelaporan berita karena membantu menyajikan informasi secara jelas dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Mempelajari cara menafsirkan frasa deiktik dapat meningkatkan pemahaman pembaca terhadap berita. Ini berarti menemukan penyebutan yang terhubung dengan bagian teks lainnya.