Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Audit Fee dan Opini Audit Terhadap Audit Delay Dengan Financial Distress Sebagai Pemoderasi Napisah, Napisah; Khoirudin, Robbi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit fee dan opini audit terhadap audit delay dengan financial distress sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor barang konsumen non-primer (consumer cyclicals) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan pengambilan sampel purposive sampling, sehingga diperoleh 29 perusahaan dengan total observasi 145. Variabel independen yang diteliti meliputi audit fee dan opini audit, variabel dependen audit delay, serta financial distress sebagai variabel moderasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit fee dan opini audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Secara parsial, audit fee tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sedangkan opini audit berpengaruh signifikan. Selanjutnya, financial distress tidak memoderasi hubungan antara audit fee dan audit delay, tetapi terbukti memoderasi hubungan antara opini audit dan audit delay. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan memengaruhi kehati-hatian auditor dalam menyelesaikan audit, khususnya ketika opini audit menandakan adanya risiko atau ketidakpastian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan audit serta bagi auditor dalam menilai risiko audit secara lebih akurat pada perusahaan yang mengalami tekanan finansial. Selain itu, penelitian ini mengisi gap literatur terkait peran financial distress sebagai pemoderasi dalam sektor consumer cyclicals pasca-pandemi, sehingga memberikan kontribusi bagi pengembangan teori keagenan dan teori sinyal dalam konteks audit.