Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Pasang Surut Air Laut Terhadap Efektivitas Sistem Fender Dermaga Di Pelabuhan Patimbahn Paket 6, Kabupaten Subang, Jawa Barat Auliarachman, Reivicca; Rosadi, Maulana Yusup
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8575

Abstract

Pelabuhan Patimban sebagai Proyek Strategis Nasional membutuhkan sistem keselamatan dermaga yang andal, terutama pada proses sandar kapal yang dipengaruhi perubahan elevasi muka air laut. Variasi pasang surut dapat mengubah posisi titik kontak kapal terhadap fender, sehingga efektivitas penyerapan energi benturan menjadi aspek penting dalam menjaga keamanan struktur dermaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Super Cone Fender tipe SPC 1300 yang digunakan pada Dermaga Paket 6 Pelabuhan Patimban dalam menghadapi kondisi pasang surut. Metode yang digunakan ialah deskriptif-analitis dengan pendekatan komparatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, studi dokumentasi teknis berupa shop drawing, serta perbandingan empiris dengan kinerja fender pada Dermaga Paket 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elevasi puncak fender pada +3.500 m berada dalam posisi teknis yang tepat untuk mengakomodasi fluktuasi muka air laut, dengan acuan HWL +1.250 m dan LWL -0.070 m. Posisi tersebut dinilai sesuai dengan prinsip perencanaan fender berdasarkan PIANC 2002, karena mampu menjaga kontak kapal tetap berada pada area kerja fender. Spesifikasi SPC 1300 dengan kapasitas energi serap 1.402 kN-m juga dinilai mampu meredam energi sandar kapal secara efektif. Temuan lapangan memperlihatkan tidak adanya deformasi permanen setelah instalasi, sementara karakteristik kinerjanya setara dengan data empiris pada Paket 1. Dengan demikian, konfigurasi dan pemilihan tipe fender pada Dermaga Paket 6 dinyatakan memenuhi kriteria teknis serta efektif dalam melindungi struktur dermaga pada berbagai kondisi pasang surut. Hasil ini memperkuat bahwa kesesuaian elevasi, kapasitas energi, dan kondisi fisik fender menjadi faktor utama dalam menjamin keberlanjutan operasional dermaga, keselamatan kapal, serta perlindungan aset pelabuhan secara optimal.