Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa Naraya, Jacinda Felda; Putri, Safira Ananda; As syira, Fatimah; Rumbowo, Tita Anastasya; Aulya, Muhammad Alif; Nugraha, Joko Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh antara kemampuan manajemen waktu dengan tingkat stres akademik pada mahasiswa angkatan 2025 di Universitas Tidar. Stres akademik merupakan permasalahan psikologis yang banyak dialami mahasiswa, terutama pada fase awal perkuliahan di mana tuntutan akademik dan proses adaptasi berlangsung bersamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan cross-sectional. Sampel berjumlah 90 responden yang diambil dari tiga program studi, yaitu Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hukum, dan Ilmu Komunikasi, masing-masing sebanyak 30 mahasiswa, menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin. Variabel manajemen waktu diukur berdasarkan dimensi penetapan tujuan, penentuan prioritas, penyusunan jadwal, dan pencegahan penundaan, sedangkan variabel stres akademik diukur menggunakan dimensi kognitif, afektif, fisiologis, dan perilaku. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan seluruh butir instrumen valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha manajemen waktu = 0,722; stres akademik = 0,810). Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,120 dengan arah Pengaruh Positif (r = -0,142), yang termasuk kategori sangat lemah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,0144 atau 1,44%, yang berarti manajemen waktu hanya menjelaskan 1,44% variasi stres akademik, sementara 98,56% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Uji F (ANOVA) menunjukkan nilai signifikansi 0,260 > 0,05, sehingga pengaruh manajemen waktu terhadap stres akademik tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen waktu bukan merupakan prediktor utama stres akademik pada populasi mahasiswa yang diteliti, dan faktor-faktor lain seperti self-efficacy, prokrastinasi, beban tugas, dan dukungan sosial perlu dipertimbangkan dalam penelitian selanjutnya.