Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Anggaran pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah Gracia, Jessika; Sriningsih, Fajar; Christian, Iwan; Umbing, Golda Belladonna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah menggunakan indikator akuntansi sektor publik dan prinsip Value for Money. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural pengelolaan anggaran telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku, namun secara substantif pelaksanaannya masih belum optimal. Tingkat efektivitas pengelolaan anggaran tercermin dari rata-rata realisasi anggaran tahun 2022–2024 sebesar 84,52 persen yang tergolong efektif, meskipun masih berada di bawah standar ideal 90 persen. Ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan belum optimal akibat keterlambatan pengesahan Peraturan Daerah tentang APBD yang menyebabkan penumpukan realisasi anggaran pada akhir tahun. Selain itu, kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan kegiatan masih menghadapi kendala berupa ketidaksesuaian antara kebutuhan riil organisasi dan pagu anggaran yang bersifat top-down. Dari aspek efisiensi, penelitian menemukan adanya indikasi pemborosan pada belanja perjalanan dinas, rendahnya produktivitas output program yang masih berorientasi administratif, serta belum optimalnya pengukuran outcome strategis seperti stabilitas politik dan kerukunan masyarakat. Faktor penghambat utama berasal dari faktor eksternal, meliputi keterlambatan legislasi APBD, pemotongan dana transfer pusat, luas wilayah, dan heterogenitas masyarakat. Penelitian merekomendasikan penguatan indikator kinerja berbasis outcome, integrasi sistem informasi, serta optimalisasi evaluasi berbasis kinerja.