This Author published in this journals
All Journal LEX CRIMEN
Angelius Mappadang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI UTANG PIUTANG DALAM RITUAL RAMBU SOLO’ PADA MASYARAKAT TORAJA BERDASARKAN PERSPEKTIF HUKUM ADAT Angelius Mappadang
LEX CRIMEN Vol. 15 No. 2 (2026): Lex_Crimen
Publisher : LEX CRIMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan tradisi utang piutang dalam ritual Rambu solo‟ pada masyarakat Toraja dalam perspektif hukum adat dan untuk mengetahui peran hukum adat dalam mengatur tradisi utang piutang dalam riutual Rambu solo‟ pada masyarakat Toraja. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, dapat ditarik kesimpulan yaitu adat istiadat utang piutang dalam upacara Rambu Solo‟ adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari masyarakat Toraja sendiri. Hukum adat Toraja hanya memberikan sanksi sosial seperti menjadi bahan pembicaraan di masyarakat kepada pihak/keluarga yang berduka tidak mengembalikan utangnya kepada pihak/keluarga pelayat. Belum ada hukum positif yang mengatur mengenai penyelesaian apabila pihak/keluarga yang berduka tidak mengembalikan utangnya kepada pihak/keluarga pelayat. Hukum adat Toraja sendiri hanya memberikan batasan pada sanksi sosial tapi tidak ada hukum adat Toraja sendiri yang mengenai penyelesaian apabila pihak/keluarga yang berduka tidak mengembalikan utangnya kepada pihak/keluarga pelayat Kata Kunci : tradisi utang piutang, ritual rambu solo’, masyarakat toraja