Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Problematika Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Siswa SMP Muhammadiyah Larangan Saudah Saudah; Kusno Kusno; Fitrianto Eko Subekti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.3294

Abstract

Kemampuuan berpikir kritis adalah keterampilan untuk menyelesaikan secara sistematis, logis sehingga dalam mengambil kesimpulan di dasari oleh data yang ada. Keterampilan menganalisis informasi, mengevaluasi argument, dan membuat keputusan berdasarkan fakta yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis digunakan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan permasalahan sedangkan wawancara digunakan untuk menggali informasi secara mendalam untuk mengetahui informasi berkaitan dengan penyelesaian permasalahan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Larangan. Materi yang digunakan adalah persamaan garis lurus. Analisis data dilakukan dengan triangulasi yaitu membandingkan data dari sumber (tes tertulis dan wawancara). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) siswa kategori tinggi tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yaitu menginterpretasi, menganalisis, melakukan pemecahan masalah, dan melakukan evaluasi akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam melakukan inferensi atau menarik kesimpulan; 2) siswa kategori sedang tidak mengalami kesulitan dalam melakukan interpretasi, analisis, pemecahan masalah akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam mengalukan evaluasi dan inferensi. 3) siswa kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan karena siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasi, menganalisis, memecahkan masalah, melakukan evaluasi dan menarik kesimpulan dalam menyelesaikan permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa siswa belum terbiasa menyelesaikan soal kontekstual sehingga siswa perlu dibiasakan untuk mengerjakan soal soal kontekstual agar tidak mengalami kesulitan dalam berpikir kritis.
Problems of Students' Critical Thinking on the Material of Straight Line Equations of Students of SMP Muhammadiyah Larangan Saudah Saudah; Fitrianto Eko Subekti
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v25i.1732

Abstract

This study aims to describe the difficulties of students' critical thinking skills. The research method used was qualitative descriptive with data collection techniques through written tests and interviews. Written tests are used to find out students' difficulties in solving problems while interviews are used to dig deep into information to find out information related to problem solving. The subject of this study is grade VIII students of SMP Muhammadiyah Larangan. The material used is a straight line equation. Data analysis was carried out by triangulation, which is comparing data from sources (written tests and interviews). The results of the study showed that: 1) high category students did not experience difficulties in solving problems, namely interpreting, analyzing, solving problems, and conducting evaluations, but students experienced difficulties in making inferences or drawing conclusions; 2) Medium category students do not experience difficulties in interpreting, analyzing, and solving problems, but students have difficulties in conducting evaluation and inference. 3) Low-category students have difficulty in solving problems because students have difficulties in interpreting, analyzing, solving problems, evaluating and drawing conclusions in solving problems. Based on the results of the study, it shows that students are not used to solving contextual problems so that students need to be accustomed to working on contextual problems so that they do not experience difficulties in critical thinking.
Pengembangan e-lkpd berbantuan flipbook untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan disposisi matematis siswa Saudah Saudah; Fitrianto Eko Subekti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i2.15815

Abstract

Matematika sebagai induk ilmu menuntut siswa tidak hanya mampu berhitung, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis yang mencakup interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas e-lkpd berbantuan flipbook untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan disposisi matematis siswa pada materi SPLDV. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Larangan yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data meliputi tes kemampuan berpikir kritis, angket disposisi matematis, lembar validasi, serta angket respons siswa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-lkpd berbantuan flipbook sangat praktis (rata-rata 88,44%) dan sangat valid dengan rata-rata validitas sebesar 96,33%. Uji-t independen menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) , membuktikan adanya perbedaan kemampuan koognitif dan afektif yang signifikan di mana kelompok eksperimen memperoleh rata-rata skor berpikir kritis (89,1) dan disposisi matematis (83,33) yang jauh lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan dengan tingkat kekuatan korelasi yang kuat (r = 0,705; p = 0,000) antara kemampuan berpikir kritis dan disposisi matematis siswa, yang berarti semakin baik disposisi matematis siswa maka semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritisnya. Selain itu, uji effect size cohen’s d menghasilkan nilai sebesar 4,53 ( 0,8), menunjukkan bahwa penerapan e-lkpd berbantuan flipbook efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen dibandingkan penggunaan lkpd konvensional . Dengan demikian, e-lkpd berbantuan flipbook layak digunakan sebagai media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran matematika.