Nurul Afidah
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya guru dan siswa dalam mengimplementasikan P5 melalui kegiatan pengelolaan sampah untuk mewujudkan sekolah berbasis Adiwiyata di MIN 1 Bojonegoro Nurul Afidah; Dewi Niswatul Fithriyah; Siti Lutfiatul Muhamaliah; Ika Devi Ratna Ning Tias; Alfi Fakhriyyatun Nisrina
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.27903

Abstract

Abstrak This research abstract describes the efforts of teachers and students in implementing waste management learning theory based on the Project Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) to support the Adiwiyata program at MIN 1 Bojonegoro. The P5 learning method, which prioritizes a sustainable lifestyle, is applied through the stages of introduction, contextualization, and evaluation, where students actively recognize, sort, and manage waste in the school environment directly. The teacher acts as a facilitator who motivates and guides students in the waste collection and management activities, so that students not only gain theoretical knowledge but also build awareness and character to care for the environment in accordance with Pancasila values. The implementation of this learning also supports the achievement of the Adiwiyata program's goals through increased student participation in maintaining the cleanliness and sustainability of the school environment. The results show an increase in students' environmental awareness and creativity in waste management, although there are still constraints such as limited facilities and teacher knowledge. Kata Kunci: Adiwiyata, Waste Management, P5-Based Learning, Pancasila Student Profile Abstrak Penelitian ini menggambarkan upaya guru dan siswa dalam menerapkan teori pembelajaran pengelolaan sampah berdasarkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk mendukung program Adiwiyata di MIN 1 Bojonegoro. Metode pembelajaran P5, yang mengutamakan gaya hidup berkelanjutan, diterapkan melalui tahap pengenalan, kontekstualisasi, dan evaluasi, di mana siswa secara aktif mengenali, memilah, dan mengelola sampah di lingkungan sekolah secara langsung. Guru bertindak sebagai fasilitator yang memotivasi dan membimbing siswa dalam kegiatan pengumpulan dan pengelolaan sampah, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis tetapi juga membangun kesadaran dan karakter untuk peduli terhadap lingkungan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan pembelajaran ini juga mendukung. Kata Kunci: Adiwiyata, Pengelolaan Sampah, Pembelajaran Berbasis P5, Profil Pelajar Pancasila
Pengembangan modul Pramuka kolaboratif menggunakan pendekatan deep learning untuk siaga dan penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro Midya Yuli Amreta; Firda Zakiyatur Rofi’ah; Nurul Afidah; Rafi Ajrul Baha’ Udin; Nasywa Qorriayna La’aly; Zachroturrimaya
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.29789

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang layak digunakan. Metode Penelitian ini adalah Research And Development (R&D) dengan model 4D. Alur dari desain model 4D antara lain Define, Design, Develop, dan Desseminase. Penelitian pengembangan ini di dilakukan validasi kepada 3 validator yaitu validator materi produk, bahasa produk, dan desain produk. Hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 91% dengan kesimpulan layak digunakan, hasil dari validasi bahasa adalah rata-rata 4,6 dan mendapatkan skor 87% dengan kesimpulan layak digunakan, dan hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 90% dengan kesimpulan layak digunakan. Dari data di atas dapat diketahuai bahwa hasil pretest dari ujicoba 1 ratarata adalah 63,75 kemudian pada ujicoba 2 adalah 64,75. Dilanjutkan hasil postest dari ujicoba 1 yaitu 91,33 dan ujicoba 2 yaitu 92,58. N-Gain ujicoba 1 yaitu mendapatkan score 0,79 yang artinya tinggi dan mendapatkan perolehan tafsiran efektifitas N-Gain 79,38 % yang artinya efektif. Kemudian siswa mengisi angket respon siswa, dan memperoleh hasil presentasi 86 % kategori sangat puas. Sehingga dapat disimpulkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam pembelajaran Pramuka. Urgensi penelitian ini adalah perlunya pembelajaran ekstrakurikuler pramuka dengan pendekatan deep learning untuk siaga dan penggalang di Madrasah Ibtidaiyah Sholbiyah Kanor Bojonegoro. Kegiatan yang harus diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pembelajaran pramuka kolaboratif untuk mengamati dan menyelesaikan masalah sekitar dengan kolaborasi aktif secara langsung menggunakan pemikiran mendalam. Kegiatan kolaboratif dalam pembelajaran pramuka. Kebaruan penelitian ini terletak pada pembelajaran pramuka pelaksanaan di terapkan dengan kolaboratif peserta didik dengan  pendekatan pembelajaran deep learning yang memuat 3 dimensi yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull Learning. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang layak digunakan. Metode Penelitian ini adalah Research And Development (R&D) dengan model 4D. Alur dari desain model 4D antara lain Define, Design, Develop, dan Desseminase. Penelitian pengembangan ini di dilakukan validasi kepada 3 validator yaitu validator materi produk, validator bahasa produk, dan validator desain produk.  Hasil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 91% dengan kesimpulan layak digunakan, hasil dari validasi bahasa adalah rata-rata 4,6 dan mendapatkan skor 87% dengan kesimpulan layak digunakan, dan asil dari validasi materi adalah rata-rata 4,7 dan mendapatkan skor 90% dengan kesimpulan layak digunakan. Dari data di atas dapat diketahuai bahwa hasil pretest dari ujicoba 1 rata-rata adalah 63,75 kemudian pada ujicoba 2 adalah 64,75. Dilanjutkan hasil postest dari ujicoba 1 yaitu 91,33 dan ujicoba 2 yaitu 92,58. Setelah melaksanakan prestest dan postest pada tahap ujicoba, peneliti menghitung nilai N-Gain Score yaitu N-Gain ujicoba 1 yaitu mendapatkan score 0,79 yang artinya tinggi dan mendapatkan perolehan tafsiran efektifitas N-Gain 79,38 % yang artinya efektif. Kemudian siswa mengisi angket respon siswa, dan memperoleh hasil presentasi 86 % kategori sangat puas. Sehingga dapat disimpulkan Modul Pramuka Kolaboratif dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siaga dan Penggalang MI Sholbiyah Kanor Bojonegoro yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam pembelajaran Pramuka.