Muhammad Nail
Ilmu Komunikasi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Cancel Culture pada Film Budi Pekerti (Analisis Semiotika Model Roland Barthes) Muhammad Nail
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 2, No 02 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v2i02.34616

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena cancel culture yang digambarkan dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja, yang menggambarkan bagaimana cancel culture dapat memengaruhi individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam adegan-adegan tertentu dalam film. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes, yang mencakup tiga lapisan analisis: denotasi sebagai makna literal, konotasi sebagai asosiasi simbolik, dan mitos sebagai ideologi tersembunyi. Data dikumpulkan melalui observasi adegan, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, cancel culture direpresentasikan melalui tindakan konkret seperti penyebaran video viral, kecaman publik, dan isolasi sosial terhadap karakter utama, yang menggambarkan tekanan sosial secara langsung. Secara konotatif, adegan-adegan tersebut mengandung asosiasi simbolik tentang ketidakadilan dan stigma sosial yang dapat menghancurkan reputasi dan kehidupan seseorang. Pada lapisan mitos, film ini mengungkapkan ideologi tentang peran media sosial sebagai alat kontrol sosial yang memperkuat hierarki moral masyarakat, sekaligus menyoroti kontradiksi dalam nilai-nilai moralitas kolektif.Kata Kunci :Semiotika, Film, Cancel Culture, Moralitas Sosial