Miftahul Khoirot
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Siswa pada film Islami dalam Pemahaman Akidah Akhlak tentang Materi Husudzon di SMP Islam Ruhama Wildan Alwi; Miftahul Khoirot
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2` (2023): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/kmn39897

Abstract

Persepsi Siswa pada Film Islami dalam Pemahaman Akidah Akhlak Tentang Materi Husnudzon di Sekolah SMP Islam RUHAMA, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah Institut PTIQ Jakarta. Media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, taperecorderr, kaset, video, camera, video recorder, film slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi dan komputer. Salah satu ciri media pembelajaran adalah bahwa media megandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Adapun fokus masalah penelitian ini yaitu tentang Persepsi Siswa pada Film 99 Cahaya di Langit Eropa dalam Pemahaman Akidah Akhlak tentang Materi Husnudzon. Persepsi merupakan suatu proses yang timbul akibat adanya sensasi. Sensasi adalah aktivitas merasakan atau penyebab keadaan emosi yang menggembirakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (FieldResearch). Subjek penelitian dalam penelitian adalah Siswa kelas VIII di SMP Islam RUHAMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu: obsrvasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Siswa pada Film Islami dalam Pemahaman Akidah Akhlak tentang Materi Husnudzon di Sekolah SMP Islam RUHAMA sebagai berikut: penggunaan film pada media pembelajaran audio visual dapat mempermudah siswa dalam mendapatkan informasi dari film yang berkaitan dengan pemahaman materi dan meningkatkan daya ingat siswa yang lebih kuat serta mengembangkan kemampuan berpikir siswa dalam analisis dengan begitu siswa tidak mudahpercaya begitu saja terhadap setiap informasi yang didapat. Dengan media film siswa tidak bosan dan mendapat pengalaman baru dari pembelajaran yang menyenangkan. Media pembelajaran audio visual dilakukan dengan fasilitas yang memadai dengan faktor pendukung dan penghambat serta kelebihan dan kekurangan dalam pemahaman siswa melalui media audio visual.