Rudi Purwanto
Institut Studi Islam Sunan Doe. Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF STEM BASED LEARNING METHODS IN IMPROVING PROBLEM SOLVING SKILLS IN DYNAMIC ELECTRICAL MATERIAL Rudi Purwanto
Indonesian Journal of Education and Science Vol. 1 No. 3 (2025): April
Publisher : Formad English Foundation NTB Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67028/ijes.v1i3.103

Abstract

STEM-based learning (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) has been widely recognized as an effective educational approach in the 21st century to enhance students' critical thinking and problem-solving skills. This study aims to examine the effectiveness of STEM-based learning compared to conventional methods in improving students' problem-solving skills in dynamic electricity material. The research employed a quasi-experimental design involving two groups: an experimental group that received STEM-based learning and a control group that followed conventional learning methods. Data were collected through pretest and posttest assessments, classroom observations, and teacher interviews. The results showed that students in the STEM-based learning group achieved a significantly higher posttest score (M = 82.6, SD = 6.7) compared to the control group (M = 73.2, SD = 7.5). The N-Gain analysis indicated a medium-high category improvement (0.67) in the experimental group, while the control group showed a medium category improvement (0.48). Furthermore, the independent t-test confirmed a statistically significant difference in problem-solving skill enhancement between the two groups (t = 3.21, p < 0.05). Observational data also revealed that STEM-based learning promoted higher student engagement (M = 4.2 on a 5-point scale) compared to conventional methods (M = 3.5). These findings suggest that STEM-based learning is not only more effective in improving students’ problem-solving skills but also in increasing their engagement in the learning process. Thus, the implementation of STEM-based learning can serve as an alternative strategy to develop 21st-century competencies, particularly in physics education.
Penerapan Modeling Instruction Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Topik Usaha Dan Energi Pada Siswa Kelas XSMK Darul Wustha Jerowaru Rudi Purwanto
Journal of Scientific Studies and Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Formad English Foundation NTB Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67028/jssmr.v2i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Modeling Instruction terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada topik usaha dan energi di kelas X SMK Darul Wustha Jerowaru. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan pendekatan Modeling Instruction dan kelas kontrol yang diajarkan menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan dianalisis menggunakan uji statistik parametrik, yaitu uji-t untuk sampel independen, dengan tujuan membandingkan skor posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, dihitung juga effect size untuk mengukur sejauh mana intervensi Modeling Instruction memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan Modeling Instruction memiliki peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa Modeling Instruction dapat menjadi strategi pengajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, khususnya pada topik usaha dan energi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran fisika di sekolah menengah kejuruan dan menjadi acuan bagi guru dalam mengimplementasikan pendekatan inovatif di kelas.