Cantika Adelia Fahmasari
Institut Ahmad Dahlan, Probolinggo, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menganalisis Iklim Sekolah dan Peran Keluarga dalam Mencegah Kekerasan Siswa Masruhatul Basiroh; Cantika Adelia Fahmasari; Siti Nur Aisyah; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jspai.v1i1.1458

Abstract

This study aimed to comprehensively analyse the relationship between school climate and the role of the family in efforts to prevent violence among students. The phenomenon of student violence in educational settings was a complex problem that required multi-stakeholder intervention. A positive school climate, characterised by a sense of safety, fairness, and supportive interpersonal relationships, was hypothesised to be a key factor in reducing aggressive behaviour. Meanwhile, the role of the family as the primary socialisation environment, including parenting styles, communication patterns, and parental involvement in school activities, was crucial in instilling anti-violence values and monitoring adolescent behaviour. The research employed a qualitative approach using the library research method. Data collection was conducted through the identification and retrieval of relevant literature from various academic databases, such as Google Scholar and other scholarly sources. The findings indicated a significant correlation between an inclusive school climate and a lower incidence of student violence. In addition, the study found that active involvement and open communication between families and schools strengthened the effectiveness of prevention programmes. Families that applied an authoritative parenting style tended to have children with a lower risk of engaging in violent behaviour.
KHGT Muhammadiyah: Bukti Nyata Islam Sejalan dengan Ilmu Pengetahuan Modern Nadiva Gita Syamsiyah; Cantika Adelia Fahmasari; Ahmad Fu’ad Abdul Baqi
Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jspai.v1i1.1462

Abstract

Differences in determining the beginning of lunar months particularly Ramadan, Shawwal, and Dhu al-Hijjah remain a recurring phenomenon that affects Muslim communal cohesion and the certainty of religious and social scheduling. Muhammadiyah proposes the Single Global Hijri Calendar or Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) as an effort to unify the Hijri calendar based on the one day one date principle so that the same civil day corresponds to a single Hijri date worldwide. This study aims to explain the definition and objectives of KHGT, examine its scientific foundations particularly hisab hakiki or astronomical calculation and crescent visibility approaches along with their linkage to Islamic legal proofs, demonstrate how KHGT reflects harmony between Islam and modern science in determining worship times, and identify challenges to its regional and global implementation. The research employs a qualitative library research design using documentation and content analysis of Indonesian journal literature from the last five years as well as relevant KHGT-related documents. The findings show that KHGT emphasizes calendar certainty and long-term predictability through measurable and replicable modern astronomical computation, while its shar‘i legitimacy is framed through interpretive readings that prioritize ensuring the verified entry of a new lunar month. KHGT thus demonstrates a complementary relationship in which Islamic law provides normative aims and science functions as a verification instrument. The main challenges lie in consensus building, including differing criteria among organizations and states, acceptance of regional standards such as MABIMS or Neo MABIMS, and the need for international agreement on matlak and a global Hijri date line.
Analisis Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Karimatul Khadijah Zains; Siti Kurniawati Ningsih; Cantika Adelia Fahmasari; Ananda Elsa Frara Bela; Devy Habibi Muhammad
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar perencanaan pendidikan, peranannya dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta implementasinya dalam praktik pembelajaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya perencanaan pendidikan sebagai fondasi dalam menentukan arah, tujuan, strategi, serta evaluasi pembelajaran yang mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang efektif, sistematis, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen yang berkaitan dengan perencanaan pendidikan serta pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep dasar perencanaan pendidikan mencakup analisis kebutuhan, penyusunan tujuan, pemilihan materi, metode, media, serta evaluasi pembelajaran yang saling terintegrasi. Perencanaan pendidikan juga berperan penting dalam mengembangkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar lebih terarah, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Implementasi perencanaan melalui penyusunan perangkat pembelajaran, pemanfaatan teknologi, penggunaan media yang tepat, serta evaluasi secara berkelanjutan mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Dengan demikian, perencanaan pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan peserta didik.