Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh struktur modal serta kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada emiten sub-sektor Property & Real Estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Variabel struktur modal diproksikan melalui Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), dan nilai perusahaan dipresentasikan melalui Price to Book Value (PBV). Landasan teoretis penelitian ini mencakup teori Trade-Off, teori Signaling, serta teori Nilai Perusahaan yang memberikan kerangka konseptual mengenai keterkaitan antarvariabel yang diteliti. Dari sisi metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam menentukan sampel perusahaan yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda untuk menguji tiga hipotesis utama, yaitu: (1) struktur modal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (2) kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, serta (3) struktur modal dan kinerja keuangan secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Urgensi penelitian ini terletak pada adanya ketidakkonsistenan hasil studi terdahulu yang menyoroti pengaruh struktur modal dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan di sektor Property & Real Estate. Ketidaksesuaian tersebut semakin relevan untuk diteliti kembali mengingat kondisi pasar yang cenderung berfluktuasi, sehingga diperlukan bukti empiris terbaru untuk memperkuat pemahaman mengenai hubungan antarvariabel tersebut dalam konteks industri properti di Indonesia.