Tita Amalia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEADILAN SEBAGAI TUJUAN HUKUM: TELAAH TEORI KEADILAN JOHN RAWLS DALAM KONTEKS HUKUM INDONESIA Reva Alya Maulidina; Najwa Lutfi Hanifah; Tita Amalia; Aditya Bagus Kuncara
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas konsep keadilan sebagai tujuan utama hukum dengan menelaah teori keadilan John Rawls dalam konteks hukum Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, kajian ini mengupas prinsip keadilan distributif yang menjadi dasar pemikiran Rawls, yakni prinsip kebebasan yang sama dan prinsip perbedaan. Dalam konteks Indonesia, kedua prinsip ini memiliki relevansi kuat dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-5 tentang keadilan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori Rawls dapat dijadikan landasan normatif dalam pembangunan hukum yang menjunjung kesetaraan dan inklusivitas. Namun, tantangan struktural seperti birokrasi yang lemah, ketimpangan sosial-ekonomi, dan pluralitas nilai budaya menjadi hambatan serius dalam implementasi teori keadilan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem hukum dan demokrasi deliberatif untuk mewujudkan keadilan substantif di Indonesia.  
Analysis Of The Case Of The Death Of 6 FPI Soldiers in Tthe Perspective Of Law And Human Rights Zalwa Widyadhana zalwa; Najwa Lutfi; Reva Alya; Tita Amalia
International Journal of Law and Legal Ethics Vol 6 No 2 (2025): Vol 6 Issue 2 October 2025
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ijlle.v6i2.5710

Abstract

On December 7, 2020, six members of the Islamic Defenders Front (FPI) were shot near Kilometer 50 of the Jakarta–Cikampek Toll Road, raising serious questions regarding Indonesian law enforcement and human rights protection. This research looks at the police's criminal culpability, how human rights standards were used during the inquiry, and how the case affected public confidence. This study examines legal documents such the 1945 Constitution, the Criminal Code, Law No. 39 of 1999 on Human Rights, and the investigative report by Komnas HAM using a normative juridical approach. The results demonstrate that despite the police's claim of self-defense, two inmates' deaths suggested possible human rights breaches. The officers' acquittal by the court exposed flaws in openness and accountability. This case reflects the urgent need for reform in law enforcement and stronger protection of human rights in Indonesia.