Latar Belakang: Kemoterapi bisa menimbulkan dampak fisiologis maupun psikologis bagi pasien yang menjalaninya, dampak psikologis yang sering timbul adalah kecemasan akan kematian. Hal utama yang mampu mempengaruhi kecemasan akan kematian yang terjadi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi adalah religiusitas. Religiusitas yang tinggi akan memungkinkan pasien lebih kecil mengalami kecemasan akan kematian karena kedekatan serta keyakinan nya terhadap Allah SWT. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan tingkat kecemasan akan kematian pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di ruang kemoterapi RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode consecutive sampling yang memenuhi kriteria yaitu pasien kanker yang menjalani kemoterapi, beragama islam, dan berusia >18 tahun yakni sebanyak 60 responden. Penelitian ini menggunakan 2 kuesioner yaitu kuesioner religiusitas dan kuesioner tingkat kecemasan akan kematian (death anxiety). Teknik analisis data menggunakan uji kendall tau. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat religiusitas pasien kanker yang menjalani kemoterapi di ruang kemoterapi RSUD memiliki tingakt religiuistas tinggi sebanyak 36 responden (60%) dan pasien cenderung memiliki kecemasan ringan sebanyak 36 responden (60%). Hasil uji kendall tau didapatkan nilai p = 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan tingkat kecemasan akan kematian pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di ruang kemoterapi RSUD Panembahan Senopati Bantul.