Latar Belakang: Peningkatan kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal. Manfaat ASI yang tak tergantikan dalam memberikan nutrisi terbaik dan melindungi bayi dari berbagai penyakit. Banyak ibu mengalami tantangan dalam memproduksi ASI, sehingga diperlukan intervensi yang dapat mendukung keberhasilan menyusuis seperti pijat oksitosin dan pijat refleksi. Tujuan: Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan efektivitas antara pijat oksitosin dengan pijat refleksi terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi 0 – 6 bulan. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design, yang dimana nantinya akan dijadikan kelompok eksperimen 1 pijat oksitosin dan kelompok eksperimen 2 pijat refleksi. Sampel dalam penelitian ini ibu menyusui bayi 0 – 6 bulan yang berada di Queen Baby Spa Purwomartani. Jumlah sampel 40 ibu menyusui dengan 20 ibu menyusui pada masing – masing kelompok. Uji ststistik menggunakan uji Wilcoxon. Tehnik yang dugunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kecukupan ASI. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukan perubahan signifikan intensif kecukupan ASI. Sebelum diberikan intervensi sebesar 4,80 dan sesudah diberikan intervensi pijat oksitosin menjadi 7,56, selisih dari hasi pre-post yaitu 2,85 dengan nilai p = 0.000 (nilai p < 0,005). Sedangkan pijat refleksi sebelum diberikan 5,55 dan sesudah diberikan intervensi pijat refleksi 7,85, selisih dari hasil pre-post yaitu 2,85 dengan nilai p = 0.000 (nilai p < 0,005). Simpulan: Pijat oksitosin maupun pijat refleksi sama–sama dapat meningkatkan kecukupan ASI dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan di antara keduanya.