Perani Rosyani
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Web Klasifikasi Berita Hoaks Menggunakan Model Long Term-Short Memory (LTSM) Afriaty Rohmah; Alya Salsabila Az Zahra; Muhammad Sholahuddin A; Tri Prasetyo; Perani Rosyani
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fake news has increasingly spread across digital platforms along with the rapid advancement of information and communication technologies. Fake news has a significant impact on public opinion, social stability, and decision-making processes. In this study, a deep learning approach using the Long Short-Term Memory (LSTM) model is employed to develop a web-based fake news classification system. The dataset consists of thousands of news articles collected from various sources, including TurnBackHoax, Kompas, Detik, and Antaranews. The research process involves data collection, text preprocessing, tokenization, LSTM model construction, training, and performance evaluation using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The proposed model achieves an accuracy of 94.2% on the test dataset, and the classification report and confusion matrix indicate a balanced performance between the fake and legitimate news classes. The developed system is implemented as a web-based application using PHP version 8.2.12, Laravel 9, and PostgreSQL version 10.23, enabling users to perform real-time news classification. The results demonstrate that the LSTM model is effective for analyzing news text and can be utilized to reduce the dissemination of misinformation. This research is expected to provide both academic and practical contributions to the development of technologies for fake news detection.AbstrakBerita hoaks semakin menyebar di platform digital seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Berita hoaks memiliki dampak yang signifikan terhadap opini publik, stabilitas sosial, dan pengambilan keputusan. Metode pembelajaran mendalam (deep learning) model Long Short-Term Memory (LSTM) digunakan dalam penelitian ini untuk membangun sistem klasifikasi berita hoaks berbasis web. Data yang digunakan terdiri dari ribuan artikel berita dari berbagai sumber, seperti TurnBackHoax, Kompas, Detik, dan Antaranews. Pengumpulan data, preprocessing teks, tokenisasi, pembentukan model LSTM, pelatihan, dan evaluasi performa menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan skor F1 adalah semua bagian dari proses penelitian. Model yang dibuat berhasil mencapai akurasi 94,2% pada data uji, dan laporan klasifikasi dan confusion matrix menunjukkan bahwa kelas berita valid dan hoaks seimbang. Sistem ini berfungsi sebagai aplikasi berbasis web dengan PHP 8.2.12, Laravel 9 dan PostgreSQL 10.23. Ini memungkinkan pengguna melakukan klasifikasi berita secara real-time. Penelitian ini menunjukkan bahwa LSTM adalah alat yang baik untuk menganalisis teks berita dan dapat digunakan untuk mengurangi penyebaran informasi yang tidak benar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis dalam proses pengembangan teknologi yang mendeteksi hoaks.
Analisis Sentimen Ulasan Produk E-Commerce Menggunakan Naive Bayes Dan TF-IDF Aditya Kusuma Wardana; Muhammad Raihan Syahputra; Shita Nurul Ayasha; Silvi Fitriya; Perani Rosyani
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan pesat e-commerce menyebabkan meningkatnya jumlah ulasan produk yang dihasilkan oleh konsumen. Ulasan tersebut mengandung opini dan pengalaman pengguna yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui sentimen pelanggan terhadap suatu produk. Namun, besarnya volume data teks membuat proses analisis secara manual menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan otomatis berbasis machine learning untuk melakukan analisis sentimen secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan produk e-commerce menggunakan algoritma Naive Bayes dengan metode pembobotan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Dataset yang digunakan berupa kumpulan ulasan produk berbahasa Indonesia yang telah melalui tahapan praproses teks, seperti case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming. Selanjutnya, data direpresentasikan menggunakan TF-IDF dan diklasifikasikan ke dalam kelas sentimen positif, negatif, dan netral menggunakan algoritma Naive Bayes. Kinerja model dievaluasi menggunakan metrik evaluasi seperti akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode TF-IDF dan Naive Bayes mampu memberikan performa yang baik dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan produk e-commerce. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran sentimen konsumen secara otomatis serta menjadi referensi dalam penerapan teknik text mining pada data teks berbahasa Indonesia.Kata kunci: analisis sentimen, e-commerce, Naive Bayes, TF-IDF, text mining. ABSTRACTThe rapid growth of e-commerce has led to an increase in the number of product reviews generated by consumers. These reviews contain users’ opinions and experiences that can be utilized to identify customer sentiment toward a product. However, the large volume of textual data makes manual analysis inefficient. Therefore, an automated approach based on machine learning is required to perform sentiment analysis accurately and efficiently. This study aims to analyze the sentiment of e-commerce product reviews using the Naive Bayes algorithm with the Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) weighting method. The dataset used consists of Indonesian-language product reviews that have undergone text preprocessing stages, including case folding, tokenization, stopword removal, and stemming. Furthermore, the data are represented using TF-IDF and classified into positive, negative, and neutral sentiment classes using the Naive Bayes algorithm. Model performance is evaluated using evaluation metrics such as accuracy, precision, recall, and F1-score. The results show that the combination of TF-IDF and Naive Bayes provides good performance in classifying the sentiment of e-commerce product reviews. This study is expected to provide an automatic overview of consumer sentiment and serve as a reference for the application of text mining techniques on Indonesian-language textual data.Keywords: sentiment analysis, e-commerce, Naive Bayes, TF-IDF, text mining.