Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cross Selling Untuk Promosi Produk Dengan Metode Apriori di Toko Sapphira Cake N Dessert Kabupaten Batang Khisan Farah Khasena; Ari Putra Wibowo; Devi Sugianti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3309

Abstract

Business competition encourages culinary enterprises to understand consumer purchasing patterns as a basis for marketing decisions. This study aims to analyze product association patterns by applying the Apriori algorithm to sales transaction data consisting of three product categories: Cookies, Brownies, and Es Sticky Milk. A total of 20 transactions were digitally processed to calculate support and confidence values for each item combination. The testing parameters used were a minimum support of 0.85 and a minimum confidence of 0.90. The results show that the Apriori algorithm successfully identifies frequent itemsets and produces association rules that meet the required thresholds. These findings prove that Apriori is effective in revealing consumer buying patterns and can be utilized to support marketing strategies such as Ice Chocolate and Red Velvet White Choco Cheese product recommendations or bundling promotions.Keywords: Cross-Selling; Product Promotion; Data Mining; Apriori Method; MSMEs AbstrakPersaingan bisnis mendorong pelaku usaha kuliner untuk memahami pola pembelian konsumen sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antar item produk penjualan dengan menerapkan algoritma Apriori pada data transaksi toko yang terdiri dari tiga kategori produk, yaitu Cookies, Brownies, dan Es Sticky Milk. Sebanyak 20 transaksi diproses secara digital untuk menghitung nilai support dan confidence setiap kombinasi produk. Parameter yang digunakan dalam pengujian adalah minimum support 0,85 dan minimum confidence 0,90. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Apriori mampu mengidentifikasi itemset yang sering muncul secara bersamaan dan menghasilkan rule asosiasi dengan tingkat akurasi yang memenuhi ambang batas parameter. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan algoritma Apriori efektif dalam menampilkan pola pembelian konsumen dan dapat menjadi dasar strategi pemasaran seperti produk Es Coklat dan Red Velvet White Choco Cheese menjadi pola paling dominan dibeli oleh pelanggan, sehingga pola penjualan produk Es Coklat dan Red Velvet White Choco Cheese dapat menjadi rekomendasi produk atau promosi bundling. 
Pemanfaatan Canva Untuk Kreasi Buku Cerita Bergambar Interaktif Sebagai Media Literasi Awal Anak Usia Dini Bagi Guru Rizqi Wijonarko; Devi Sugianti; Risqiati Risqiati
BESTIKOM Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Bestikom:
Publisher : Bestikom: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pengembangan literasi awal anak. Literasi tidak hanya terbatas pada membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, berimajinasi, dan mengekspresikan diri. Namun, praktik pembelajaran di PAUD masih didominasi media konvensional seperti buku cetak sederhana yang kurang variatif dan kurang menarik bagi anak. Inovasi media interaktif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat baca dan keterlibatan anak. Canva sebagai platform desain grafis menawarkan kemudahan bagi guru dalam menciptakan buku cerita bergambar interaktif dengan visual menarik. Media ini dapat memperkuat pengalaman literasi dan meningkatkan pemahaman anak terhadap isi cerita. Guru PAUD HIMPAUDI Kecamatan Kedungwuni saat ini belum memanfaatkan Canva secara optimal. Hasil dari pelatihan pemanfaatan Canva ini guru dapat membuat dapat meningkatkan literasi digital guru sekaligus memperkaya pembelajaran literasi awal anak usia dini, terutama dalam membuat buku cerita bergambar. Ini didapatkan dari hasil post test kepada guru-guru HIMPAUDI bahwa 92% guru bisa memanfaatkan tool canva untuk membuat buku cerita