Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Deep Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa melalui Seni Musik Angklung pada Kegiatan ENIGMA XII sebagai Upaya Pertahanan Budaya Lokal Halimah Halimah; Gina Nanda Utama; Dinni Nurfajrin Ningsih; Asep Saepuloh; Deden Nasihin; Alika Destila Dahibu; Fitriyah Firjatullah; Muhammad Suryadiansyah Saputra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1721

Abstract

Kegiatan ENIGMA XII, yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Suryakancana, mengusung tema "Navigating the Future Pedagogy: Deep Learning as the Guidance of Innovation in English Education." Dalam acara ini, pertunjukan angklung menjadi elemen kunci yang menyatukan unsur budaya lokal dengan semangat akademik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang digagas dan dilaksanakan oleh mahasiswa, dengan dukungan dosen pembimbing dan institusi, sebagai bentuk kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendekatkan pendidikan tinggi dengan masyarakat. Melalui analisis observasi dan wawancara informal dengan peserta lomba, panitia, serta dosen, artikel ini bertujuan untuk menggali bagaimana integrasi seni musik angklung dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat. Hasil observasi menunjukkan bahwa pemilihan angklung sebagai sajian pembuka menciptakan suasana yang hangat dan edukatif, memperkuat kesan bahwa kampus tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai penjaga warisan budaya. Lebih lanjut, wawancara dengan pihak terkait, termasuk Wakil Rektor III Universitas Suryakancana dan Dekan FKIP, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berperan penting dalam mengedukasi masyarakat tentang pelestarian budaya melalui pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa yang kreatif dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam melestarikan budaya lokal, serta menginspirasi penerapan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) dalam konteks pendidikan modern.