Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Belajar Bahasa Inggris di SDN Pondok 1 Grogol dengan Si SARPIN (Si Pasar Pintar) Giyatmi Giyatmi; Sihindun Arumi; Devania Aulia Al Fatihah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1842

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN Pondok 1 Grogol, Sukoharjo, untuk menjawab tantangan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Meskipun pelajaran Bahasa Inggris telah diajarkan sejak kelas 1, metode pengajaran masih terbatas pada buku teks, dan sebagian besar guru tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris. Hal ini berdampak pada rendahnya semangat dan motivasi belajar siswa. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan minat dan semangat siswa dalam belajar Bahasa Inggris melalui pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual, yaitu dengan menggunakan permainan tradisional yang dimodifikasi, bernama "Si SarPin" (Si Pasar Pintar). Permainan ini mengadopsi suasana pasar dan mengajarkan kosakata serta ungkapan sederhana dalam transaksi jual beli. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: koordinasi awal dengan pihak sekolah, dua kali pertemuan pembelajaran dengan metode interaktif dan permainan peran, serta dua kali evaluasi melalui pre-test dan post-test. Media pembelajaran yang digunakan meliputi gambar, kartu kosakata, dan dialog sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana nilai rata-rata siswa meningkat dari 39 pada pre-test menjadi 89 pada post-test. Siswa menjadi lebih percaya diri berbicara dalam Bahasa Inggris dan lebih antusias mengikuti pelajaran. Kesimpulannya, penggunaan permainan tradisional "Si SarPin" terbukti efektif dalam membuat pembelajaran Bahasa Inggris lebih menarik, relevan, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Untuk ke depannya, disarankan agar durasi praktik berbicara ditambah dan media pembelajaran diperbanyak agar hasil pembelajaran lebih optimal.