Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan bagi Anak yang Positif dan Rentan dengan HIV/AIDS (ADHA) di Wilayah Puger Kulon Kabupaten Jember: Pendekatan Edukasi, Sosialisasi, dan Pendampingan Dewi Rokhmah -; Dewa Ngakan Gde Wahyu Mahatma Putra; Krish Naufal Anugrah Robby; Apta Ucca Savitri; Banu Widyatmoko; Mohamad Kautsar Kamil
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1858

Abstract

Wilayah pesisir Desa Puger Kulon di Kabupaten Jember merupakan salah satu kawasan dengan angka kasus HIV pada anak yang cukup tinggi, sementara pemahaman masyarakat tentang pencegahan, gejala, dan layanan kesehatan masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anak yang terinfeksi dan rentan HIV serta orang tua melalui edukasi dan sosialisasi berbasis media visual di wilayah kerja Puskesmas Puger. Metode pelaksanaan meliputi persiapan materi edukasi, pelaksanaan penyuluhan dan diskusi interaktif menggunakan presentasi serta poster, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan terdiri atas 18 anak dan orang tua, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 73,3 pada pre-test menjadi 85,0 pada post-test. Hampir seluruh peserta mengalami peningkatan nilai, terutama pada aspek penularan, gejala, pentingnya terapi, dan dukungan psikososial. Manfaat utama yang dirasakan adalah bertambahnya keberanian peserta untuk bertanya, pemahaman tentang pentingnya deteksi dini, serta meningkatnya kesadaran keluarga dan masyarakat untuk memberikan dukungan kepada anak yang terinfeksi maupun rentan HIV. Kesimpulannya, edukasi berbasis media visual efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, dengan keterlibatan aktif dari peserta sebagai aspek kunci keberhasilan program di masyarakat pesisir.