Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Hidroponik Microgreen Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Tani Di Kecamatan Bara, Kota Palopo Eva Sohriati; Nur Muhajirah Yunus; Abdul Rais; Masluddin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2508

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tentang pemanfaatan lahan sempit untuk digunakan masyakat mitra menanam sayuran. Hal ini disebabkan karena lokasi mitra yang berada di perkotaan yang lahan pertaniannya cukup sempit. Sehingga penggunaan teknologi mikrogreen akan efektif pada kondisi tersebut. Tanaman microgreen menguntungkan karena harga jual yang lebih tinggi daripada sayuran pada umumnya. Selain itu konsep menanam secara indoor juga membuat tanaman ini bisa bebas dari hama dan mudah dalam pengontrolan penyakitnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan petani sayuran dengan tanaman mikrogreen berbasis hidroponik. Selain itu diharapkan ada proses transfer teknologi dari cara konvensional menuju modern terutama dalam hal penanaman sayur. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dimulai dengan pemberian materi seperti teori yang relevan dengan usaha microgreen. Selanjutnya mitra melaksanakan praktek dan bimbingan teknis seputar bagaimana cara pembuatan tanaman mikrogreen berbasis hidroponik di kota Palopo hingga tahap akhir yaitu bagaimana menjualnya ke pasar menggunakan media sosial. Hasil yang diperoleh berdasarkan penyebaran angket pengetahuan kepada 10 orang mitra yang mengikuti kegiatan dimana tingkat kehadiran mencapai 100%. Peningkatan kemampuan dan pengetahuan mitra dibidang produksi sebesar 39%, kemudian pada bidang manajemen terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra sebesar 54,4%. Adapun peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dibidang pemasaran dan photografi sebesar 46,25%. Sehingga secara keseluruhan seluruh aspek kegiatan dapat dikatakan berhasil meningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra. Kendala yng dihadapi mitra yaitu kesulitan mendapatkan bibit dalam skala besar karena produsen utama dari bibit microgreen belum tersedia terutama di kota Palopo. Berdasarkan angka tersebut maka dapat dikatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana awal.