Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implemetasi Regulasi BPOM pada Industri Obat Bahan Alam di Jawa Barat: Upaya Menjamin Mutu, Kemanan, dan Efikasi Produk Herbal Ratnadani Amalia Safitri; Patihul Husni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi regulasi BPOM, khususnya penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), pada industri obat bahan alam di Jawa Barat selama periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui analisis data pemeriksaan sarana produksi (IOT, IEBA, UKOT, UMOT), hasil uji mutu fisika–kimia, dan penilaian kepatuhan pelabelan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan sarana berfluktuasi, dengan IOT konsisten berada pada kategori tinggi, sementara UKOT dan UMOT masih menghadapi kendala pada aspek sanitasi, fasilitas, dan dokumentasi. Evaluasi mutu menunjukkan tingkat kelulusan produk sangat tinggi, berkisar 98–99,8%, yang menandakan bahwa industri cukup berhasil dalam menjaga kualitas produk herbal. Kepatuhan pelabelan meningkat signifikan dari 84,2% pada 2022 menjadi ±99% pada 2023–2024, mengindikasikan keberhasilan pembinaan dan kemudahan penyesuaian industri pada aspek informasi produk. Secara keseluruhan, regulasi BPOM terbukti efektif dalam meningkatkan mutu dan kepatuhan label, namun implementasi pada sarana produksi masih memerlukan penguatan terutama bagi industri kecil dan mikro. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengawasan adaptif dan pembinaan berkelanjutan untuk memastikan keamanan, mutu, dan efikasi obat bahan alam secara menyeluruh. Kata Kunci: BPOM, obat bahan alam, CPOTB, kepatuhan, mutu produk