Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penerapan Water Tepid Sponge pada Bayi Demam di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Elia Fitri Dzakiyah; Yulia Paramita Rusady
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2775

Abstract

Abstrak: Demam pada bayi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat dan memerlukan penanganan yang cepat serta tepat. Penanganan demam umumnya dilakukan dengan obat antipiretik, namun metode nonfarmakologis seperti Water Tepid Sponge (WTS) masih jarang diterapkan meskipun terbukti aman dan efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu balita serta kader posyandu di Desa Majungan dalam menangani bayi demam menggunakan WTS. Kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, dan pendampingan langsung terhadap 12 ibu balita dan 3 kader posyandu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35%–40%, keterampilan praktik mencapai 90%, dan penurunan suhu tubuh bayi rata-rata 0,8–2°C setelah penerapan WTS. Kegiatan ini membuktikan bahwa WTS efektif, murah, mudah diterapkan, serta berperan dalam menurunkan ketergantungan terhadap obat antipiretik sekaligus meningkatkan kemandirian keluarga dalam perawatan bayi. Kata Kunci: Edukasi, Water Tepid Sponge, demam
Relationship Between Patterns of Complementary Feeding (MPASI) and Nutritional Status of Toddlers Aged 6-24 Months Luh Mertasari; Yulia Paramita Rusady; Tutus Anggi Prihartanti; Titis Budi Rahayu; Santi Aprilian Lestaluhu
Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Vol. 3 No. 1 (2026): June, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/bidan.v3i1.572

Abstract

Nutritional problems among toddlers aged 6–24 months remain a significant challenge in achieving optimal child growth and development. Complementary feeding (MPASI) is one of the key factors influencing the nutritional status of toddlers. This study aimed to analyze the relationship between complementary feeding patterns and the nutritional status of toddlers aged 6–24 months in the working area of Tarok Health Center, Payakumbuh. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. A total of 95 toddlers who met the inclusion criteria were selected through purposive sampling. Data on complementary feeding patterns were collected using a structured questionnaire, while nutritional status was assessed through anthropometric measurements based on World Health Organization (WHO) standards. Data were analyzed using univariate analysis to describe feeding patterns and nutritional status and bivariate analysis using the chi-square test and Odds Ratio (OR). The results showed that 68% of toddlers received complementary feeding according to recommendations, while 32% did not. Regarding nutritional status, 70% had normal nutritional status, 20% were undernourished, and 10% were overnourished. Bivariate analysis revealed a significant relationship between complementary feeding patterns and nutritional status (χ² = 15.23; p = 0.0001). Toddlers who received inappropriate complementary feeding were 3.5 times more likely to experience malnutrition. These findings highlight the importance of proper complementary feeding practices in improving toddler nutritional status.