Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Terapi Komplementer Ramah Lansia "Kombinasi Clitoria Ternatea dan Akupresur Titik ST40 dalam Menurunkan Kolesterol Himma Atika Sahasfana; Sari Pratiwi Apidianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.3195

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia akibat perubahan metabolisme tubuh, pola makan tinggi lemak, dan kurangnya aktivitas fisik. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko aterosklerosis dan penyakit jantung jika tidak ditangani secara tepat. Terapi komplementer menjadi salah satu pendekatan yang banyak diminati masyarakat karena dinilai aman, mudah dilakukan, serta minim efek samping. Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung antosianin sebagai antioksidan kuat yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (Samsudin & Widianti, 2021). Selain itu, akupresur pada titik ST40 (Fenglong) diketahui efektif dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mengurangi akumulasi dahak-lendir patologis dalam tubuh (Wulandari et al., 2020). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia mengenai penerapan terapi komplementer kombinasi seduhan bunga telang dan akupresur titik ST40. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2025 di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, dan diikuti oleh 15 lansia dengan keluhan kolesterol tinggi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan seduhan bunga telang, praktik mandiri akupresur ST40, serta sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat terapi komplementer, serta meningkatnya motivasi lansia dalam menerapkan pengobatan alami di rumah. Beberapa peserta melaporkan perbaikan keluhan seperti pusing dan rasa berat pada tubuh setelah beberapa hari melakukan terapi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi herbal dan akupresur dapat menjadi pendekatan yang diterima dengan baik oleh masyarakat dan mendukung peningkatan kesehatan lansia secara holistik.