Andik Setiyono
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Siliwangi, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEKA PENSI: Peningkatan Pengetahuan dan Pengelolaan Hipertensi bagi Kader dan Penderita di Kelurahan Bantarsari, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Kharisma Nurul Fazrianti Rusman; Andik Setiyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3562

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang mempengaruhi masyarakat Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hipertensi di Kota Tasikmalaya menjadi permasalahan utama yang perlu ditangani, termasuk di Kelurahan Bantarsari yang menjadi salah satu wilayah dengan kasus hipertensi tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi melalui pelatihan kader kesehatan. Kegiatan ini diberi nama “PEKA PENSI” (Pelatihan Kader Penyakit Hipertensi), yang diadakan di Kelurahan Bantarsari dengan 30 orang kader sebagai peserta pelatihan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah serta pelatihan langsung di lapangan yang menekankan kepada peningkatan kemampuan dan keterampilan melalui pengalaman dan praktik. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan keterampilan diukur menggunakan lembar ceklist point. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan secara signifikan dengan p-value (0,005), untuk keterampilan skor meningkat 90% dari lembar ceklist point . Penguatan peran kader kesehatan dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi penting untuk terus dilakukan dan perlu dilakukan upaya berkelanjutan agar menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan teredukasi dengan baik.
Pendidikan dan Pelatihan Pemanfaatan Pakcoy Seledri pada Lansia Hipertensi di Kelurahan Cibeuti Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Meita Tyas Nugrahaeni; Andik Setiyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3578

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular yang menjadi penyebab kematian dini hingga saat ini. Sekitar 46% orang dewasa penderita hipertensi tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut. Jawa Barat menjadi tiga provinsi tertinggi di Indonesia dengan Kota Tasikmalaya sebagai salah satu kota yang masuk dalam 10 besar kota dengan kasus hipertensi tertinggi di Jawa Barat. Kasus hipertensi di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan pada tahun 2022 yaitu sebanyak 50.521 kasus. Puskesmas Karanganyar masuk ke dalam 5 besar kasus hipertensi tertinggi,  dengan Kelurahan Cibeuti memiliki prevalensi hipertensi tertinggi sebanyak 600 kasus. Berdasarkan data tersebut, pengabdi melakukan kegiatan PASTI (Pendidikan dan Pelatihan Cegah Hipertensi dengan Pakcoy Seledri) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengatasi hipertensi terhadap lansia di Kelurahan Cibeuti, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini berisi pemberian materi, pelatihan pembuatan minuman pakcoy seledri, serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan hasil  0,000 yang berarti kurang dari 0,05 mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test peserta. Evaluasi menunjukkan 63,3% peserta setuju bahwa kegiatan PASTI memberikan manfaat besar dan pelatihan pembuatan minuman pakcoy seledri mudah diikuti. Dampak kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dalam pencegahan hipertensi di Kelurahan Cibeuti.
Pendidikan dan Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan Pada Ibu Balita dan Kader menuju Masyarakat Sadar Stunting di Kota Tasikmalaya Nisatami Husnul; Andik Setiyono; Nissa Noor Annasr
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.27-33

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak kepada pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Kota Tasikmalaya sebagai daerah dengan prevalensi kedua terbanyak di Provinsi Jawa Barat. Kasus stunting masih ditemukan di wilayah Puskesmas Cilembang, terdapat potensi pangan lokal yang belum dimanfaatkan dengan baik, yaitu daun kelor. Daun kelor memiliki kandungan protein dan mineral lebih tinggi dibanding sayuran lainnya, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan asupan gizi pada balita. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan terkait gizi dan membekali keterampilan ibu balita dan kader dalam mempersiapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, yaitu puding daun kelor. Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi. Terdapat peningkatan pengetahuan gizi (rata-rata skor sebelum = 6,17; skor sesudah = 7,06; p = 0,012) dan peserta mengikuti pelatihan pembuatan puding dengan antusias. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat agar memanfaatkan pangan lokal sebagai solusi dari permasalahan gizi, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.