Levana Forra Wakidi
Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Sistem Pemantauan Kelistrikan dan SOP Pemeliharaan Autoklaf di Puskesmas Tarik 2, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Levana Forra Wakidi; Lusiana; Farid Amrinsani; Oskar Natan; Roichatun Nashichah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4107

Abstract

Autoclave merupakan peralatan utama dalam proses sterilisasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Tarik II Kabupaten Sidoarjo, diperlukan pemantauan sistem kelistrikan secara berkala untuk memastikan keandalan dan keamanan fungsi autoclave dalam proses sterilisasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas puskesmas dalam melakukan pemantauan kelistrikan melalui kegiatan pengujian dan kalibrasi autoclave guna menjaga efisiensi dan kinerja alat. Program dilaksanakan melalui skema Kemitraan Masyarakat antara Poltekkes Kemenkes Surabaya Jurusan Teknologi Elektro-Medis dan Puskesmas Tarik II. Metode kegiatan meliputi survei sistem kelistrikan, pengujian dan kalibrasi autoclave bersama PT Gama Medika Teknik menggunakan Metode Kerja GMT/MK/TEKNIK.009-18 yang mengacu pada Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/V/0412/2020 Edisi II, pelatihan teknis, serta penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengujian mencakup aspek kelistrikan (resistansi pembumian, arus bocor, dan resistansi isolasi), serta suhu dan waktu sterilisasi pada setpoint 115 °C. Hasil menunjukkan autoclave memenuhi standar keselamatan dan dinyatakan laik pakai (label hijau). Kegiatan ini berdampak pada pencegahan kerusakan alat, peningkatan pengetahuan teknis petugas, dan dukungan terhadap akreditasi Puskesmas, sehingga meningkatkan keandalan peralatan dan mutu layanan sterilisasi di fasilitas kesehatan.