Andi Ulfiana Fitri
Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Cegah Pernikahan Dini dan Kehamilan Tidak Terencana Masyarakat Pesisir di Kabupaten Bulukumba Andi Nurzakiah Amin; Andi Ulfiana Fitri; Sri Rezkiani Kas
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/ry2e5m09

Abstract

Pernikahan dini dan kehamilan tidak terencana di kalangan remaja masih menjadi tantangan di wilayah pesisir Indonesia, termasuk di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Rendahnya literasi kesehatan reproduksi menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap permasalahan ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja di wilayah pesisir mengenai kesehatan reproduksi, dampak pernikahan dini, serta cara pencegahan kehamilan tidak terencana melalui program edukasi berbasis komunitas. Program ini dilaksanakan melalui workshop dan diskusi interaktif yang melibatkan 100 remaja. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan, pendidik, serta tokoh masyarakat agar materi edukasi dapat disampaikan secara interaktif dan sesuai dengan konteks sosial budaya setempat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan dengan mengukur perubahan pengetahuan dan sikap remaja melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman remaja sebesar 30%, dengan 80% peserta melaporkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan pernikahan dini dan kehamilan tidak terencana. Selain itu, terjadi peningkatan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi sebesar 35%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu, pendekatan serupa perlu diperluas dan diterapkan secara berkelanjutan untuk memberikan dampak yang lebih luas dan jangka panjang.