Nurmala Sari
Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Keluarga Berencana melalui Penyuluhan dan Leaflet sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan Nurmala Sari; Intan Dwi Fani; Diah Sari Lestari; Atikah Dwi Ayu Lestari; Desinta Amanda Sari; Khusnul Dwi Alfiani Noor Ichsan; Muhammad Arya Dwi Saputra; Resky Amelia Syamsuddin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/1f1e6h97

Abstract

Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto, menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) dalam pencegahan stunting. Kurangnya informasi mengenai manfaat KB dan jarak kelahiran yang ideal menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting di daerah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan pemahaman pasangan usia subur (PUS) terkait peran KB dalam kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada PUS mengenai manfaat KB dalam mencegah stunting melalui penyuluhan dan distribusi leaflet sebagai media informasi. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang melibatkan diskusi dan sesi tanya jawab dengan peserta. Selain itu, leaflet edukatif dibagikan sebagai bahan bacaan yang dapat diakses kembali oleh masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk menilai efektivitas penyampaian informasi dan respon masyarakat terhadap intervensi yang diberikan. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Peserta menunjukkan ketertarikan dalam sesi penyuluhan dan aktif dalam diskusi. Edukasi melalui penyuluhan dan leaflet dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya KB dalam pencegahan stunting. Diperlukan kegiatan lanjutan seperti sosialisasi berkala dan pendampingan agar pemahaman masyarakat dapat semakin meningkat serta mendukung keberlanjutan program KB di desa tersebut.