Muhammad Ikhsan Akbar
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Literasi Air Bersih dalam Program Desa Binaan: Studi Pre–Post di Desa Lalimbue Jaya, Kabupaten Konawe Muhammad Ikhsan Akbar; Erwin Azizi Jayadipraja; Fitri Yanti; Sitti Marya Ulva; Mauliyana Andi; Laode Muhamad Yasmin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/5a04bx97

Abstract

Kesadaran tentang kualitas air bersih menjadi penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di Desa Lalimbue Jaya. Meskipun Desa Lalimbue Jaya telah memperoleh pasokan air bersih dari pabrik pertambangan, edukasi terkait kualitas air dan penggunaannya tetap diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas air bersih melalui penyuluhan yang melibatkan mahasiswa dan dosen Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kelompok melalui ceramah interaktif dan diskusi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 25 responden. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat meningkat dari 16% menjadi 72%. Nilai rata-rata pengetahuan juga meningkat dari 62,4 menjadi 85,6. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air bersih. Temuan ini sejalan dengan teori promosi kesehatan yang menekankan peran edukasi dalam perubahan perilaku. Diharapkan kegiatan ini menjadi dasar penguatan perilaku higienis di masyarakat pedesaan, khususnya di daerah sekitar industri pertambangan.
Faktor Berhubungan dengan Stunting Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Amonggedo Baru, Kabupaten Konawe Sanju La Olu; Timbul Supodo; Muhammad Ikhsan Akbar
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Amonggedo Baru di tahun 2021 terdapat 33 kasus, tahun 2022 terdapat 5 kasus, dan tahun 2023 terdapat 45 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting diwilayah kerja Puskesmas Amonggedo Baru, Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi seluruh balita berjumlah 162 dengan jumlah sampel 51. Teknik penarikan sampel menggunakan simpel random sampling. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara penyakit infeksi dengan kejadian stunting diperoleh nilai X2hitung =9.177, asupan makanan dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung =16.220, status ekonomi dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung =20,407, dan air bersih dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung = 29,417. Diharapkan masyarakat memperhatikan asupan makanan agar tercapainya kecukupan makanan yang sehat hingga mampu mengatasi terjadinya penyakit stunting. Serta dapat memahami sebab-akibat agar dapat mengatasinya seperti memperhatikan kondisi sanitasi air bersih.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tinanggea Dina Yuristia Andini; Ari Tjahyadi Rafiuddin; Muhammad Ikhsan Akbar
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.872

Abstract

Data Puskesmas Tinanggea pada tahun 2021 kasus ISPA pada balita mencapai 38.66% kasus, tahun 2022 jumlah ISPA pada balita sebanyak 45.66% kasus dan pada tahun 2023 meningkat sebanyak 51.7% kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesma Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang di wilayah Kerja Puskesmas Langara sebanyak 113 Balita dengan sampel 96 responden dengan cara proposional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara paparan asap rokok (X2hitung = 6,479; φ = 0,482), pengetahuan (X2hitung = 7,181; φ = 0,496), higiene sanitasi (X2hitung = 10,076; φ = 0,446) dengan kejadian ISPA pada balita. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara paparan asap rokok, pengetahuan, dan higiene sanitasi dengan kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat mengidentifikasi efek negatif dari penyakit ISPA pada Balita, meningkatkan pencegahan dan penanggulangan faktor risiko ISPA pada Balita secara menyeluruh dan berkelanjutan agar terhindar dari penyakit ISPA, dan mengurangi risiko penyakit ISPA.
Hubungan Sanitasi Permukiman Pesisir Terhadap Kejadian Penyakit Diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi–Wangi Selatan Yastin Almiar; Ari Nofitasari; Muhammad Ikhsan Akbar
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Wangi-Wangi Selatan menunjukkan bahwa dari jumlah kasus diare tahun 2021 sebanyak 498 kasus, tahun 2022 sebanyak 507 kasus dan tahun 2023 meningkat sebanyak 544 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi pemukiman pesisir terhadap kejadian penyakit diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi–Wangi Selatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga sebanyak 102 KK dengan sampel sebanyak 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dan metode analisis uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable kualitas air bersih diperoleh nilai (X2hitung= 9,469, = 0,342), variabel kepemilikan jamban (X2hitung= 11,607, = 0,379), dan variabel kepemilikan tempat sampah (X2hitung= 8,784, = 0,329). Kesimpulan penelitian ini ialah ada hubungan sedang antara kualitas air bersih, kepemilikan jamban, dan kepemilikan tempat sampah dengan kejadian diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Diharapkan kepada petugas kesehatan kiranya melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk memanfaatkan jamban sebagai sarana buang air besar, dengan harapan dapat menekan penyebaran berbagai penyakit yang dapat timbul utamanya diare.
Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Puskesmas Jati Raya Muhammad Ikhsan Akbar; La Ode Saafi; Sri Yuliawati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.1117

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Jati Raya menunjukan bahwa capaian SPM pada tahun 2022 dan tahun 2023 dari 12 program SPM terdapat 11 SPM yang tidak mencapai 100%. Pada tahun 2024 dari 12 SPM, terdapat 7 SPM yang tidak mencapai 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Puskesmas BLUD UPTD Jati Raya Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 orang. dengan Sampel 28 responden dengan cara simple random sampling. Data di analisis dengan analisis deskriptif dan inferensial dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki hubungan signifikan dengan kinerja SPM (p-value = 0,000 > 0,05). Terdapat hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan (p-value = 0,000 < 0,05), kompetensi (p-value = 0,000 < 0,05), dan sarana prasarana (p-value = 0,000 < 0,05) dengan kinerja SPM. Dapat disimpulkan bahwa motivasi, gaya kepemimpinan, kompetensi dan sarana prasarana berhubungan terhadap kinerja pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Puskesmas BLUD UPTD Jati Raya Kota Kendari. Disaran kan bagi tenaga kesehatan Puskesmas BLUD UPTD Jati Raya Kota Kendari agar meningkatkan kinerja tenaga melalui peningkatan kompetensi melalui pelatihan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja.