Fauzi Yati
UIN Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Halal Serupa Haram: Analisis Praktek Jual Beli Air Nira Yang Difermentasikan Netta Agusti; Fauzi Yati
Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 2 (2021): Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/sqf.v6i2.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana praktik dari transaksi jual beli air nira yang difermentasikan di tengah masyarakat dan kenapa masyarakat masih melaksanakan aktivitas ini. Air nira yang semula halal untuk dikonsumsi ketika diramu dan diendapkan selama beberapa hari akan menjadikan air ini berubah aroma dan rasa yang bisa memabukkan ketika dikonsumsi. Proses fermentasi tersebut juga mengakibatkan terbentuknya kadar alkohol (etanol), sehingga terlarang dan bertentangan dengan syari’at Islam karena termasuk bagian dari khamar. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dimana penulis mengadakan interpretasi analisa terhadap data melalui penggambaran yang tepat dengan melihat teori dan pengetahuan lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Transaksi jual beli air nira (yang difermentasikan) termasuk kepada pembagian maslahah al-mulghah, yaitu maslahah yang dapat diterima baik oleh akal sehat, namun ada petunjuk syara’ yang menolaknya, karena tidak sesuai dengan hukum Islam, yaitu bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadist Nabi SAW. Meskipun jual beli ini dilarang dan bertentangan dengan syari’at Islam, namun masyarakat Nagari Andaleh Baruh Bukik masih melakukan aktivitas jual beli tersebut, disebabkan faktor-faktor sebagai berikut: Pertama, sudah menjadi kebiasaan yang telah berlansung cukup lama; Kedua, sumber mata pencarian; Ketiga, keuntungan yang didapatkan relatif cukup besar; Keempat, efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga; Kelima, sebahagian masyarakat menganggap air nira (yang difermentasikan) bukanlah khamar.
Zakat Compliance among Citrus Farmers: Legal Awareness in Nagari Koto Tangah, West Pasaman Regency Elnita Elnita; Duhriah Duhriah; Fauzi Yati
Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 10, No 1 (2025): Saqifah:Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/sqf.v10i1.690

Abstract

The legal awareness of the community in paying zakat, especially on citrus agricultural products, is an important aspect in supporting social welfare and economic justice. The purpose of this study is to analyze the level of legal awareness of the community in paying zakat on oranges. The study uses a qualitative approach. Primary data was obtained through interviews and secondary data was obtained from journals, books, research results and a number of literature or academic studies. The results of this study are that the background of farmers not paying zakat on oranges is. First, the community considers that zakat on oranges cannot be paid because of the large number of expenses for their living needs and the zakat that is usually paid is zakat on rice, while no community pays zakat on oranges so they are also reluctant to pay zakat on oranges because of the community's habits. Second, the legal awareness of orange farmers in Nagari Persiapan Koto Tangah is relatively low due to the lack of knowledge and understanding of the law which has an impact on the behavior of orange farmers, namely the zakat that is paid, but not in accordance with the provisions.