Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI KONVERSI KOPERASI KONVENSIONAL MENJADI KOPERASI SYARIAH (STUDI KASUS ANGGOTA KOPERASI SYARIAH PONDOK PESANTREN DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG) Okfi Resti; Agri Madilla; Suhatri Mariko
Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 1 (2023): Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Saqifah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/sqf.v8i1.399

Abstract

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan mulai menigkatnya pemahaman terhadap riba serta keinginan untuk meninggalkan praktik ribawi, pemerintah menetapkan peraturan perundang undangan tentang pelaksanaan kegiatan koperasi jasa keuangan syariah. Koperasi syariah dapat menjadi sarana untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan simpan pinjam tanpa harus memikirkan bunga pinjaman. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap konversi koperasi konvensional menjadi koperasi syariah pada Koperasi Konsumen Syariah Pondok Pesantren Diniyyah Puteri Padang Panjang.  Data yang diolah bersumber dari data primer dengan menggunakan kuesioner. Sebelum menarik kesimpulan, data dianalisis dengan beberapa tahap yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik dan uji hipotesis mengunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi mempengaruhi konversi koperasi konvensinal menjadi koperasi syariah, meskipun masih ada anggota yang belum paham tentang konversi koperasi konvensional menjadi koperasi syariah, namun persepsi anggota terhadap koperasi syariah bisa dinilai baik. Berdasarkan persepsi anggota koperasi kearah yang positif diharapkan dapan mempercepat laju perkembagan koperai syariah di seluruh Indonesa.
SINERGI ZAKAT PRODUKTIF DAN PEMBIAYAAN MIKRO SYARIAH DALAM PEMBERDAYAAN UMKM MUSTAHIK Okfi Resti; Gebi Sintia Dwi
Islamic Banking & Economic Law Studies (I-BEST) Vol. 5 No. 1 (2026): Islamic Banking & Economic Law Studies (I-BEST)
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/ibest.v5i1.1857

Abstract

This study examines the synergy between productive zakat and sharia microfinance as an integrated strategy for empowering mustahik micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. Using a qualitative library research method, this study analyzes theoretical frameworks, institutional models, and empirical evidence drawn from academic literature, regulatory documents, and reports from zakat and Islamic microfinance institutions. The findings reveal that productive zakat effectively builds the foundational capacity of mustahik through initial capital provision, entrepreneurship training, and intensive mentoring, thereby transforming them into bankable economic actors. Meanwhile, sharia microfinance serves as a growth catalyst by providing structured financing through interest-free Islamic contracts. When integrated through a three-phase synergy model encompassing capacity building, financial access, and sustainability, these two instruments create a regenerative Islamic social finance ecosystem capable of systematically breaking the cycle of structural poverty. Ultimately, this synergy facilitates the transformative journey of mustahik becoming muzakki, realizing Islam's vision of equitable wealth distribution and sustainable community welfare.