Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Barriers of Adopting Digital Twin In Indonesian Industry: The Innovation Resistance Theory Adven Firman Nauli Hutajulu; Khawarid Pasaribu; Afrizal Adi Panuluh
Journal of Social Research Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i3.2460

Abstract

This research examines barriers to digital twin adoption in Indonesian industries, by employing Innovation Resistance Theory (IRT). Indonesia's burgeoning energy demands necessitate decarbonization efforts, and digital twins offer a promising solution for improving energy efficiency to reduce emissions. However, their adoption lags. The study investigates functional (usage, value, risk) and psychological (image) barriers to adoption of digital twin. Hypotheses posit a positive relationship between each barrier and resistance to adoption of digital twin. The research also examines the moderating role of incentive policies in the relationship of each barrier and the resistance to adopt digital twin. By employing a quantitative approach with a cross-sectional survey of Indonesian industrial professionals, and PLS-SEM analysis, the study finds significant positive effects of usage, value, and risk barriers on resistance of adoption of digital twin. Image barriers show a weaker, non-significant influence. While incentive policies positively moderate the relationship between usage barriers and resistance, their impact on value and risk barriers is negative. These findings highlight the importance of addressing concerns about cost, technological superiority, and risk alongside the need for stronger, more targeted government support in addressing financial and risk-related aspects. Understanding the interplay of barriers and incentive policies is crucial for promoting digital twin uptake, fostering sustainable industrial growth in Indonesia. Further research could explore the specific contexts of various industrial sectors.
Sustainable Development dengan Konsep Penerapan Green Construction pada Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap 1 Afrizal Adi Panuluh; Eleonora Sofilda
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembangunan berkelanjutan melalui konsep green construction pada Proyek Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap 1 di IKN, mengidentifikasi tantangan dan strategi implementasi, serta menganalisis kontribusi proyek terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan strategi studi kasus intrinsik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan non-partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pejabat pemerintah, kontraktor, konsultan, akademisi, dan perwakilan masyarakat sipil. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip green construction telah diintegrasikan dalam berbagai aspek proyek, mencakup penggunaan teknologi BIM dan IoT, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta pemilihan material ramah lingkungan bersertifikat ecolabel. Namun, implementasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya lokal, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep pembangunan hijau, serta dampak ekologis yang memerlukan pengawasan berkelanjutan. Proyek ini berkontribusi terhadap enam target SDGs, yaitu SDG 7, 9, 11, 12, 13, dan 17, sekaligus mencerminkan pergeseran paradigma menuju strong sustainability. Keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh tata kelola kolaboratif, partisipasi multi-pemangku kepentingan, dan harmonisasi kebijakan lintas tingkat pemerintahan. IKN berpotensi menjadi model nasional penerapan green construction yang mendukung pencapaian target pembangunan nasional maupun komitmen keberlanjutan global.