Hodburju Pakpahan
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FUNGSI DAN MAKNA SIMBOLIS ATAP RUMAH BOLON ETNIK BATAK SIMALUNGUN: KAJIAN SEMIOTIKA Trynanda Sianipar; Immanuel Silaba; Andreas Hutagalung; Hodburju Pakpahan; Lusiani Sitorus
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1021

Abstract

Atap Rumah BolonĀ etnik Batak Simalungun merupakan elemen arsitektur yang memiliki fungsi ganda, baik secara fisik maupun simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fungsi dan makna simbolis atap Rumah Bolon melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian semiotika. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan wawancara mendalam dengan tokoh adat, budayawan, serta masyarakat setempat. Analisis semiotik dilakukan untuk menafsirkan tanda-tanda visual pada atap, termasuk bentuk segitiga atau limas, lengkungan ujung, serta ornamen seperti urung manik, sebagai penanda (signifier) dari makna simbolik (signified). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atap Rumah Bolon berfungsi sebagai pelindung terhadap cuaca ekstrem dan gangguan binatang liar, sekaligus sebagai penanda status sosial dan identitas budaya keluarga. Bentuk atap yang tinggi dan lancip melambangkan doa dan harapan agar keturunan pemilik rumah meraih kesuksesan, sementara lengkungan ujung dan ornamen bubungan menunjukkan penghormatan terhadap leluhur dan hubungan harmonis manusia dengan alam. Dengan demikian, atap Rumah Bolon bukan sekadar elemen arsitektur, tetapi simbol komprehensif yang memadukan aspek fisik, sosial, spiritual, dan ekologis, sehingga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Simalungun yang kaya makna dan tetap relevan hingga saat ini.